LENSAINDONESIA.COM: Menteri Perdagangan menjajaki peluang bisnis dengan ‘merayu’ sejumlah perusahaan Amerika Serikat. Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan mendampingi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan para Chief Executive Officers (CEOs) Indonesia dan Amerika Serikat pada acara APEC CEO Breakfast Meeting hari ini (13/11) di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Para pengusaha asal Indonesia dan AS yang hadir pada acara APEC CEO Summit 2011 ini tertarik untuk menjalin kerjasama bisnis antar kedua negara.

“Para CEOs AS yang hadir memiliki komitmen tinggi untuk melakukan bisnis di Indonesia. Beberapa dari mereka sudah berinvestasi di Indonesia dan beberapa baru akan berinvestasi,” jelas Mendag Gita lewat rilis media yang dikirimkan ke lensaindonesia.com, pada Senin (14/11/2011) di Jakarta.

Pada kesempatan ini, sejumlah pengusaha itu yakni, P&G dan Marvel menyampaikan konsep bisnis dan investasinya kepada pemerintah di Indonesia. P&G, misalnya, akan mendirikan pabrik untuk memproduksi perlengkapan bayi. Kemudian Marvel, sebuah perusahaan semi konduktor terbesar ketiga di dunia, berniat mendirikan pusat desain untuk semi konduktor di Indonesia.

Sehari sebelumnya (12/11) kemarin, Mendag Gita Wirjawan juga melakukan pertemuan dengan Frank Mars, CEO dari Mars. Mars tahun depan akan mendirikan pabrik pengolahan biji coklat menjadi coklat di Indonesia. Selain itu, kedua pihak juga membahas mengenai pertumbuhan hijau (green growth). Frank Mars menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan energi ramah lingkungan dengan menggunakan rumput laut (seaweed). Rumput laut yang akan digunakan, rencananya akan didatangkan dari Sulawesi, dan akan dibeli dengan harga yang cukup baik oleh Mars.

“Kerjasama pengembangan energi ramah lingkungan ini diharapkan akan berdampak positif bagi kesejahteraan petani rumput laut di Sulawesi,” ujar Gita.

Sekarang Mars sedang melakukan penelitian terkait pengembangan energi ramah lingkungan ini di Phoenix University. Kemudian, Mendag melakukan pertemuan dengan CEO Export-Import Bank (Exim Bank) Amerika, Fred Hochberg. Gita meminta Exim Bank berperan dalam mendanai proyek infrastruktur di Indonesia.

“Saya berharap Exim Bank dapat melakukan investasi tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di Kalimantan untuk pengolahan sumber daya alam (natural resources), Surabaya di sektor industri dan Sumatera di bidang geothermal,” ujarnya.

Bank Exim Amerika dikenal menawarkan kesempatan magang dan pelatihan di kantor pusat Bank Exim di Washington DC, AS, untuk mengetahui cara kerja serta program-program yang dimiliki Exim Bank. Program tersebut merupakan kegiatan rutin capacity building Exim Bank dan biasanya dilakukan selama dua minggu setiap tiga bulan sekali. Menteri Perdagangan Gita menyambut baik tawaran ini. Pihaknya akan segera mengirimkan orang-orang yang berpotensi untuk belajar teknis perdagangan keuangan (trade financing) di Exim Bank.day/LI-11-07