LENSAINDONESIA.COM: Bank Indonesia menargetkan penyatuan uang elektronik (e-money) bisa dilakukan pada tahun 2013 mendatang, menyusul standarisasi operasional yang diperkirakan selesai pertengahan 2012.

“Pada awal 2012 kami bertiga (Bank Indonesia, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Komunikasi dan Informasi) serta industri akan menyusun standar e-money dan diharapkan pada pertengahan tahun 2013 penerbit akan melakukan migrasi. Sehingga, masyarakat bisa pakai satu e-money saja,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ardhaya, saat memberikan keterangan pers di Jakarta.

Dia mengatakan, pihaknya akan segera mengkomunikasikan rencana kebijakan itu pada bank-bank penerbit e-money, tentang pentingnya menyatukan operasional e-money, yang akan sangat menguntungkan perbankan penerbit kartu.

“Kami akan mengkomunikasikan bahwa bank akan mendapat nilai tambah, seperti pada kasus penyatuan ATM bersama dan jaringan. Karena, transaksi akan bertambah dengan penyatuan ini,” katanya.

Bank Indonesia, Kemenhub, dan Kemenkominfo, menyepakati kerjasama dalam penyusunan kebijakan dana standar interkoneksi dan interorperabilitas uang elektronik di sektor transportasi. Kesepakatan kerjasama ditandatangani Gubernur BI, Darmin Nasution, Menteri Perhubungan EE Mangindaan dan Dirjen SDPPI Kemenkominfo, M Budi Setiawan, di Kantor Bank Indonesia(BI). UMR/LI-10