LENSAINDONESIA.COM: Menteri BUMN yang satu ini memang luar biasa. Dia tampil sederhana di acara Soft Launching Transaksi e-Toll Non Stop di Auditorium kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (30/11/2011). Dahlan Iskan tampak mengenakan baju lengan panjang bercelana jeans bersepatu kets warna putih. Dia tampak pede sebagai Menteri yang tampil sederhana di acara ini.

Dalam kata sambutannya Dahlan Iskan mengatakan, “Saya sudah lebih dahulu memilik kartu pass e-Toll Non Stop ini, karena ini merupakan lifestyle di zaman yang serba cepat ini, ketepatan dan kecepatan sudah harus menjadi menjadi bagian dari kehidupan kita, kita bangsa Indonesia patut bangga dengan diluncurkannya transaksi elektonik ini,” tukasnya.

Dahlan menambahkan, “Sama seperti bangsa Italy ketika pertama kali menggunakan kartu elektonik seperti ini, mereka merasa bangga karena kini mereka sudah memasuki era modern. Saya pernah membayari bahkan sampai lima kendaraan di depan saya ketika mereka stack berhenti karena lupa membawa kartu pass e-toll.”

Menurut Dahlan kartu pass e-toll merupakan pelayanan, bukan karena biayanya yang berapa mahal, tetapi lebih karena sudah kemudahan khususnya di Jalan Tol ketika harus membayar tol. “Pelanggan masuk tol itu ingin cepat karena itu apabila ketika memasuki tol harus antri panjang untuk membayar tol ini kan tidak baik,” ungkapnya.

Mantan Dirut PT PLN ini juga menuturkan jika dirinya bersedia turun ke jalan bersama Dirut Jasa Marga dan Dirut Bank Mandiri untuk menjual kartu pass e-Toll non stop ini, asalkan bersama Luna Maya. “Asal bersama Luna Maya,” katanya setengah bercanda.

Bank Mandiri bersama Jasa Marga saat ini terus mengembangkan layanan transaksi pembayaran jalan toll dan mengimplementasikannya melalui layanan transaksi pembayaran menggunakan e-toll card tanpa perlu berhenti dan membuka kaca mobil. Mereka cukup melintasi gerbang tol dengan kecepatan 10 km/jam, setelah terdengar bunyi “bip-bip “ di perangkat on board unit yang sudah dipasang didalam mobil pelanggan, palang pintu gardu tol pun akan tebuka dan transaksi selesai.

Peluncuran perdana (softlaunching) layanan e-Toll card ini dilakukan dan disaksikan oleh Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, dan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito serta dihadiri oleh direksi operator jalan tol.

Mulai tanggal 1 Desember 2011 ruas jalan yang dapat menerima e-Toll card terdiri dari 118 gerbang (482) gardu tol) mulai dari ruas tol dalam kota Jakarta dan Bandara Soekarno Hatta, Cikupa- Merak, JORR ( Gerbang Rorotan-Pondok Ranji), JLB-W1( Jakarta Lingkar Barat satu), Bogor Outer Ring Road, Jakarta-Cikampek ( Gerbang Pondok Gede- Cikarang ) dan Jagorawi (Gerbang taman Mini-Cibubur), dikatakan oleh Direktur Jasa Marga Frans Sunito.

“Sedangkan untuk ruas tol Jakarta-Cikampek dan Padaleunyi serta ruas tol jagorawi secara keseluruhan paling lambat akan selesai pada Januari 2012, Ruas di luar kota seperti ruas tol Palikanci, Surabaya, Semarang, dan Medan akan dilakukan pada pertengahan tahun 2012,” kata Frans Sunito.

Dengan menggunakan kartu mandiri e-Toll Prabayar, transaksi ini akan mudah dilakukan dengan terlebih dahulu memasang perangkat On Board Unit di kaca depan mobil.

Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan, “Sampai Oktober 2011 jumlah kartu mandiri prabayar e-toll 420 ribu kartu naik sebesar 150 % dibandingkan posisi Oktober 2010 dan transaksinya di bulan Oktober 2011 tumbuh 117 % dibandingkan posisi yang sama tahun 2010 dan tahun 2012. Jumlah kartu mandiri prabayar diharapkan tumbuh 144 % dengan kenaikan jumlah transaksi mencapai 55 %,” tambah Zulkifli.val/LI-07