Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Philips Gelar Seminar Internasional Lighting untuk Para Arsitek dan Profesionalis 

LENSAINDONESIA.COM: Royal Philips Electronics, perusahaan terkemuka dengan 120 tahun inovasi untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan, Kamis (1/12/2011) menggelar International Lighting Seminar dengan tema Inspiring Green Cities for Sustainable Indonesia Future di Djakarta Theater, Jakarta.  

Hadir dalam seminar ini adalah perencana pencahayaan internasional, arsitek dan para profesional untuk lebih lanjut berdiskusi tentang tren tata kota dan konsep pencahayaan yang berkelanjutan.

Seiring dengan pertumbuhan yang pesat di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik, perencana tata kota ditantang untuk menciptakan yang layak huni dan dalam waktu bersamaan memberi ciri khas yang membedakan dari kota–kota lainnya. Pencahayaan merupakan salah satu cara untuk mengatasi tantangan tersebut.

“Pencahayaan memegang peranan penting dalam menciptakan suasana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, maka penting bagi para desainer pencahayaan untuk merancang  sistem yang berkelanjutan”, kata Charles Stone, President Fisher Marantz Stone dalam sambutan dalam seminar tersebut.

Menurut Stone, hampir 20 persen konsumsi listrik dunia digunakan untuk pencahayaan. Penggunaan teknologi terkini (Light Emitting Diode) LED dan pencahayaan hemat energi memungkinkan perencana tata kota untuk mewujudkan kota yang dinamis dan cerdas.

“Para perencana tata kota nantinya akan dapat menggunakan pendekatan yang terintegrasi untuk menciptakan kota yang efisien dan berkelanjutan dengan memanfaatkan solusi pencahayaan dalam membantu Indonesia memaksimalkan ruang publik, membangun ciri khas dan meningkatkan efisiensi secara berkelanjutan,” jelas Stone.

“Philips memahami pentingnya hubungan pencahayaan dan lingkungan dalam ruang arsitektural. Inilah mengapa kami dengan bangga mempersembahkan solusi pencahayaan berbasis LED yang memungkinkan arsitek meningkatkan kualitas kota serta lingkunganya, dan dalam waktu bersamaan tetap menghemat energi,” tambah Robert Fletcher, President Director PT Philips Indonesia.

Baca Juga:  Jaring Bacawali, PKS Surabaya gelar Pemilu Internal Tahap 2

Teknologi LED ini sendiri hanya menggunakan sepersepuluh energi yang dikonsumsi lampu pijar biasa, serta dapat tahan hingga 20 tahun dengan penggunaan normal dan mengurangi penggunaan energi hingga 80 persen.

Teknologi pencahayaan canggih LED Philips telah membantu menerangi penerangan jalan umum di berbagai kota serta lanskap perkotaan seperti Jembatan Suramadu, jalan tol Surabaya-Mojokerto di Jawa Timur, Air Mancur Kota di Palembang, Masjid Kiai Merogan di Palembang dan Monumen Pancasila di Sidoarjo.rudi/LI-07