Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Pakuwon Akusisi 99,99 Persen Saham PT Elite Prima Hutama Senilai Rp 1,3 Triliun 

LENSAINDONESIA.COM: PT Pakuwon Jati Tbk (Pakuwon) melaksanakan right issue dengan menerbitkan saham baru sebanyak 2.006.650.100 lembar saham atau sebesar 20 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai saham sebesar Rp 650.

Nantinya dana yang diterima senilai Rp 1.304.322.565.000 akan digunakan untuk mengakuisisi 457.499.999 lembar saham atau 99,99 persen saham yang dimiliki PT Elite Prima Hutama senilai Rp 1,3 triliun. Sisanya, untuk membiayai emisi saham.

Right issue ini didukung oleh para pemegang saham utama, yang berkomitmen untuk melaksanakan seluruh hak yang dimilikinya dalam rights issue sesuai dengan porsi kepemilikan saham mereka dan pembeli siaga yakni PT. Henan Putihrai dan PT. Pakuwon Arthaniaga.

“Akuisisi EPH sejalan dengan model bisnis Pakuwon yakni konsep superblok yang mencakup pusat perbelanjaan ritel, gedung perkantoran dan kondominium,” kata Presiden Direktur Pakuwon, Richard Adisastra pada acara Public Expose PT. Pakuwon Jati Tbk di Gandaria Heights, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2011).

Menurut Richard Adisastra , pembangunan konsep superblok dapat menghasilkan pendapatan berimbang antara recurring income dan non-recurring income sehingga dapat menghasilkan cash flow yang lebih stabil.

Hal ini dapat semakin memperkuat posisi keuangan Pakuwon yang mencatat pendapatan sebesar Rp 943 miliar dan labar bersih sebesar Rp 235 miliar sampai bulan September 2011, atau tumbuh sebesar 19% dan 14% dibandingan periode sebelumnya.

“Berdasarkan performa konsolidasi termasuk EPH, Perseroan mentargetkan pendapatan tahun 2011 sekitar Rp 1,5 triliun dengan laba bersih Rp 375 miliar atau tumbuh sebesar 22% dan 37% dibandingkan dengan tahun 2010,” tambah Richard Adisastra.

Akuisisi ini, kata Richard , akan semakin memperkuat posisi Pakuwon di Jakarta yang telah berhasil dengan membangun dan mengoperasikan proyek Gandaria City Superblok di Jakarta Selatan pada bulan Agustus 2010.

Baca Juga:  Pneumonia jadi pembunuh balita tertinggi ke 2 di Indonesia, ini solusinya!

Setelah akuisisi, posisi keuangan Pakuwon terutama neraca akan semakin membaik. Sesuai dengan laporan pro-forma per 31 Agustus 2011, jumlah asset Pakuwon akan tumbul sebesar 33%  menjadi Rp 5,3 triliun sedangkan ekuitass akan mengalami peningkatan 27% menjadi Rp 2,3 triun.

Posisi arus kas Pakuwon juga tidak terpengaruh dengan akuisisi tersebut. EPH memiliki dana yang memadai untuk pendidikan pembangunan proyek Kota Kasablanca  Pembiayaan tersebut akan berasal dari arus kas dari pres-sale maupun pinjaman sosial.rudi/LI-07