Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Sistem JATS Online BEI Permudah Konsumen Bertransaksi 

LENSAINDONESIA.COM: Perdagangan pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) terbagi menjadi 3 sistem, yakni pembukaan rekening, Sistem Kliring dan penjaminan atas transaksi bursa, dan Sistem perdagangan BEI sendiri.

Kepala kantor Bursa Efek Indonesia, Surabaya, Nur Harjantie, menjelaskan, dalam melakukan transaksi pasar modal, sebenarnya ada 3 pasalnya, yakni pasar reguler, pasar Tunai, pasar Negoisasi. Dimana ketiga peran tersebut memberikan hak kepada seluruh pemegang saham dari jenis dan kelasnya masing-masing.

Secara komponen pembiayaan, lanjut Nur Harjantie, transaksi dari biaya jual dan beli saham meliputi, nilai pembelian saham + komisi pialang + PPN 10% atau nilai penjualan saham + komisi pialang + PPN 10% + pajak penghasilan sebeesar 0,1%.

Artinya, untuk pembelian dan penjualan saham, pemodal harus membayar biaya komisi kepada pialang/broker yang melaksanakan pesanan, dengan besaran yang bisa dinegoisasikan, misalnya pada umumnya pemodal dikenakan fee broker sebesar 0,3% dari nilai transaksi, sedangkan untuk transaksi jual dikenakan 0,4%, itu pun masih dikenakan PPn 0,1% dari nilai transaksi.

Di acara Workshop Gathering kepada Wartawan, beberapa waktu lalu, di hotel pohon inn- Jatim Park 2, Batu, Malang, Nur Harjantie membeberkan, dalam perdagangan saham, jumlah yang dijualbelikan dalam satuan disebut lot. Nah, di BEI, satu lot berarti 500 saham, sekaligus menjadi batas minimal pembelian saham.

Oleh karena itu, untuk melakukan proses jual beli saham, diharuskan ada kesepakatan terlebih dahulu antara Investor beli dan Pialang beli, begitu juga sebaliknya jika ingin menjualnya.

“Dengan demikian, transaksi dapat dilakukan melalui sistem jaringan yang saling terkoneksi saat ini, seperti, Remote trading (sistem perdagangan jarak jauh). Dimana setiap order transaksi di kantor broker (perusahaan efek), langsung terkirim ke sistem perdagangan bursa efek (sistem JATS) secara online, tanpa perlu memasukkan order dari lantai Bursa (trading floor),” jelasnya.jey/LI-07

Baca Juga:  Inovasi dan pembangunan berhasil, Surabaya jadi perhatian dunia