Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Jelang Natal, Banyak Gula Selundupan Beredar 

LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah pengusaha gula tergabung dalam asosiasi gula rafinasi Indonesia (AGRI) bertemu dengan Wamendag Bayu Krinamurthi.

Sejumlah agenda menjadi topik pembahasan diantaranya mengenai bagaimana mendorong gula produksi petani.

Ini akan dijadikan komoditi utama di pasaran serta kesiapan permintaan gula rafinasi untuk industri menghadapi perayan Natal dan Tahun baru.

“Kami hanya ngobrol masalah gula. Nggak ada yang krusial sih,” kata Ketua Asosiasi Pedagangan Gula Indonesia, Yayat Priyatna ketika ditemui lensaindonesia.com di Jakarta, Selasa (6/12).

Salah satu hal pokok yang dibicarakan adalah mengenai bagaimana mendorong gula produksi petani menjadi komoditi utama diperdagangkan di pasaran.

“Intinya kita sepakat mendorong pemasaran gula produksi petani. Kemudian setelah gula petani terserap habis, barulah boleh didagangkan gula impor,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu pengusaha gula lainnya mengatakan sempat juga disinggung mengenai rembesan gula rafinasi di pasaran dalam negeri.

“Beliau (wamendag) meminta supaya itu tidak terjadi lagi. Pada intinya memang kita telah berkomitmen untuk itu dan sesuai Surat Menteri Perdagangan kepada produsen No.111/2009,” katanya.

Menurutnya, yang berhak menyalurkan gula itu adalah distributor, bukan produsen. “Makanya kita juga sulit membuktikan apakah memang yang beredar itu akibat kelalaian distributor atau dari gula selundupan,” ujarnya.day/LI-07

Baca Juga:  Akui penghasilan lumayan meski pengangguran, pengedar ganja di Tambun diringkus Polres Bekasi