Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE UTAMA

Inilah Kronologi Pria Bakar Diri di Depan Istana Presiden 

LENSAINDONESIA.COM: Kronologi pria yang melakukan aksi bakar diri di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu sore (7/12) diketahui seorang petugas parkir.

Imam (32), seorang petugas parkir di sekitar lokasi kejadian menuturkan, sebelum membakar diri, lelaki tersebut sempat beberapa kali keluar masuk gerbang pintu Barat Monas, yang letaknya berseberangan dengan Istana Negara.

Lelaki itu mengenakan kaus biru. Celana panjang berbahan katun berwarna biru. Sepatunya terbuat dari kulit. Dari penampilan, dia sangat rapi. Sekilas dia seperti orang yang baru pulang kerja.

Saat itu dia membawa botol air mineral ukuran 600 mililiter. Namun saat keluar dari pintu gerbang, dia hanya membawa satu botol yang isinya tinggal setengah. Sepertinya, botol itu sudah digunakan.

Pria berumur 40 tahun itu lalu mendekati Jalan Merdeka Barat, tepat di pintu masuk Monas. Nah, pada saat itu cairan dari botol tersebut diguyurkan ke tubuhnya. Tak lama kemudian, api pun menjilati tubuh laki-laki itu.

“Kami semua kaget, tiba-tiba ada yang bakar diri,” katanya.

Dalam keadaan tubuh terbakar, Imam menyaksikan laki-laki itu sempat mondar-mandir beberapa langkah, tanpa erangan kesakitan. Terakhir, dia ambruk setelah kehabisan tenaga.

Dari Pos Polantas yang terletak di pertigaan Jalan Merdeka Barat dan Merdeka Selatan, sejumlah petugas berlari sembari membawa sebuah ember berisi air. Api pun berhasil dipadamkan. Setelah terbakar, laki-laki yang masih bernafas itu tidak mengeluarkan kata-kata.

Pantauan di RSCM, lelaki itu kondisinya cukup parah. Dia mengalami luka bakar hebat. Sekujur tubuhnya terbakar. Bahkan, seluruh pakaiannya hangus tidak menyisakan apapun. Hingga berita ini diturunkan, dia kini masih dirawat secara intensif di RSCM. tbn/LI-07 

Baca Juga:  FKPPI apresiasi rencana pembangunan Istana Kepresidenan di Papua