Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Hak User Tidak Terpenuhi, PT Mandala Mandiri Motor Digugat Rp 3 Miliar 

LENSAINDONESIA.COM: Pasutri KA dan Atk warga Sidoresmo, Wonokromo, Surabaya, menggugat  Mandala Mandiri Motor (MMM) Raya Jemursari, Surabaya, Jumat (9/12). Gugatan itu didaftarkan ke Pengadilan Negeri Surabaya pada 3 November lalu.

Didampingi pengacaranya Mulyono, SH. MHum, KA dan Atk meyatakan, tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum. Pasalnya, tergugat tidak menyerahkan lima unit mobil yang mereka beli secara sah.

Mulyono mengatakan, kliennya sudah melakukan pembayaran melalui rekening di salah satu bank, “Kita punya bukti Clearing-nya lho,” katanya.

Penuturan Mulyono, Direktur Utama PT MMM justru melaporkan sales terkait dengan uang indent yang dibayarkan kliennya. Dengan kata lain, Dirut PT MMM, kata Mulyono, telah melaporkan salesnya atas tuduhan mencuri.

Teman Buyung Nasution ini menuding, apa yang dilakukan Dirut PT MMM (melaporkan sales) justru tindakan keliru. Sebab, sales tidak mungkin mencuri dari rekeningnya.

“Logikanya darimana? Sedangkan pengurusan PT itu kan harus menyerahkan data pribadi selaku pendiri. Kok bisa dicuri dari rekeningnya, ini tidak mungkin,” tegasnya.

Selain lima unit mobil tidak diserahkan, pihak tergugat juga tidak mengembalikan uang pembelian mobil kepada penggugat senilai Rp 1,074 miliar. Karena itu, para penggugat meminta pada PN Surabaya agar menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi senilai Rp 3,074 miliar secara tunai.

Tergugat dimohonkan menyerahkan seluruh obyek sitaan sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Sita (BAP). Penggugat juga meminta pada PN, jika perlu bantuan polisi agar dilelang dengan cara terbuka.

Penggugat memberikan batas waktu pada tergugat, apabila dalam waktu kurang lebih 10 hari, dan tergugat tidak ada etikat untuk baik mengembalikan, maka tergugat diminta membayar uang paksa kepada penggugat sebesar Rp 1.000.000 per hari dan membebankan biaya perkara pada tergugat.bam/LI-07