Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Tahun 2013, Indonesia Targetkan Masuk Asean Linkage 

LENSAINDONESIA.COM: Asean Linkage mewujudkan pengembangan kepemimpinan dan pengembangan organisasi. Secara tidak langsung, ini mempunyai dampak berkesinambungan antara pemodal dan pelaku bisnis.

Linkage adalah jaringan global ide-ide besar dan pikiran cerdas kepemimpinan global untuk membangun ekonomi makro dalam jangka panjang.

Ketua Bapepam-LK, Nurhaida, mengatakan, syarat utama agar Indonesia mau masuk ke dalam Asean Linkage adalah kejelasan hukum apabila terjadi perselisihan atau pelanggaran hukum terkait pasar modal bersama.

Namun hingga kini, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) masih menunggu regulasi hukum yang jelas antarnegara sebelum masuk ke sistem bursa saham terpadu se-Asia Tenggara, atau biasa disebut ASEAN Linkage.

“Di Asean Linkage ada banyak negara dengan yurisdiksi berbeda-beda. Mekanisme hukum di tiap negara jika terjadi dispute juga berbeda. Jadi syarat utama kalau kita mau masuk ke Asean Linkage ya harus ada kejelasan hukum jika terjadi dispute,” katanya saat dikonfirmasi lensaindonesia.com, Jumat, (09/12/2011).

Pada 2013 nanti, lanjut Nurhaida, Indonesia baru akan serius memantau perkembangan pasar modal Asean untuk selanjutnya memutuskan apakah akan masuk ke Asean Linkage atau tidak.

“Time line-nya ada, nanti kita baru akan mulai memikirkan langkah itu di 2013. Jadi 2013 baru dipantau tidak langsung masuk.”

Mengenai persaingan dengan negara-negara di Asean yang sudah maju dalam pasar modalnya, kata Nurhaida, sebenarnya masih ada peluang bagi investor Indonesia untuk menanamkan modalnya di emiten negara tetangga.

“Di Singapura, investor domestik sudah mencapai 30%. Mereka tidak bisa lagi menanamkan modalnya di pasar domestik. Dengan adanya Asean Linkage, pasar modal Indonesia yang sedang berkembang bisa mendapat keuntungan,” jelasnya.

Sebelumnya, para Menteri Keuangan ASEAN menyepakati adanya sistem bursa saham terpadu se-Asia Tenggara dalam konsep Regional Capital Market Intergrity (RCMI) untuk 2015. Saat ini, lima negara Asean sudah menandatangani keikutsertaan dalam ASEAN Linkage. Mereka diantaranya, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Vietnam.jey/LI-07