Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
BALI / NTB / NTT / PAPUA

Gila, Uang Rp 260 Juta untuk Gaji Guru Dirampok 

LENSAINDONESIA.COM: Kota Denpasar makin tidak aman saja. Baru ditinggal lima menit, uang Rp 260 juta yang disimpan dalam jok kursi berhasil digondol kawanan perampok setelah memecahkan kaca mobil.

Uang yang dibawa kabur pelaku yang diidentifikasi dua orang itu adalah milik UPT Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Disdikpora) Denpasar Barat. Uang tersebut baru saja diambil dari BPD Cabang Jalan Gadjah Mada, Denpasar oleh Bendahara UPT Disdikpora, I Made Kaniyasa (55).

Kejadiannya sekitar pukul 11.30 Wita, saat korban memarkir mobil Toyota Avanza DK 781 FC di areal parkir UPT Disdikpora Denbar di Jalan Mahendradata, Denpasar.

Menurut Kaniyasa, uang Rp 260 juta itu digunakan untuk membayar uang rapelan tunjangan beras Rp 258.590.000, insentif guru sebesar Rp 7,8 juta dan uang pribadinya sebesar 1,475 juta.

“Saya ambil uang sendirian,” tegasnya kepada wartawan di Polresta Denpasar Selasa (12/11/2011).

Setiba di kantor UPT Disdikpora yang lokasinya tepat berada di timur lapangan Kompyang Sujana, korban langsung memakir mobilnya dengan lebih dulu mengunci pintu.

“Uangnya saya taruh di tas hitam di jok depan kanan, saya langsung ke kamar mandi,” ujarnya. Sekitar lima menit, ia keluar kamar mandi, seraya memamnggil seorang stafnya agar mengambil uang di dalam mobil.

Namun staf tersebut kaget setelah melihat kaca depan kiri mobil sudah dalam keadaan pecah.

“Saya hanya tinggalkan mobil itu sekitar 5 menit untuk kencing, tapi balik kaca sudah pecah,” kata pria yang tinggal di di Jalan Puputan Baru Gang A/16 Denpasar.

Atas kejadian itu, dia langsung melaporkan kasusnya ke Polresta Denpasar. Beberapa petugas kepolisian yang datang langsung melakukan penyelidikan dengan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Baca Juga:  Mahfud MD: KPK tak bisa kembalikan mandat kepada presiden

Seorang saksi di lokasi mengaku sempat melihat saat korban datang di areal parkir ini sudah ada pelaku yang menunggu dengan menggunakan motor Yamaha Jupiter MX hitam.

Tak berselang lama, seorang pelaku lainnya datang dengan jalan kaki dari gerbang kantor langsung memecahkan kaca mobil dan menggondol tas berisi uang.

Pelaku lainnya yang sudah menunggu langsung membonceng pelaku yang membawa tas berisi uang lanjut kabur ke arah selatanr. “Waktu itu saya lihat yang ngambil tas tidak pakai helm. Lalu ada staf Disdikpora yang ngejar tapi tidak dapat,” paparnya.

Diperoleh kabar, jika pelaku sudah berhasil ditangkap pihak kepolisian dan masih dalam pemeriksaan intensif. “Tadi saya ditelpon Pak Sekda yang memberitahukan bahwa pelaku perampokan uang lauk pauk milik para guru sudah berhasil ditangkap,” imbuh Kabag Humas dan Protokol Setda Pemkot Denpasar IB Rahoela.rohmat/LI-07