Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
BALI / NTB / NTT / PAPUA

Sawit Watch Bali Desak Pemerintah Hentikan Ekspansi Sawit di 2012 

LENSAINDONESIA.COM: Pasca tragedi Mesuji, Lampung, yang menewaskan 7 warga, pemerintah diminta segera menghentikan ekspansi sawit pada tahun 2012 mendatang.

Pembantaian warga yang dipicu persoalan perebutan lahan sawit dengan perusahaan yang mengklaim punya hak konsesi, jelas merupakan pelanggaran HAM.

“Sama seperti pembantaian orang hutan, pembantaian petani sawit itu selalu berhenti pada individu, tidak pernah fokus perhatian ke pemilik konsesi,” ujar Direktur Sawit Watch, Abet Nego, dalam sebuah diskusi refleksi akhir tahun di Denpasar, Sabtu (17/12/2011).

Konflik petani dengan perusahaan sawit bukan hanya terjadi di Lampung, namun juga di daerah lain seperti di Kalimantan Timur dan Aceh.

Yang menyedihkan, kekerasan fisik yang melanggar HAM, seperti kasus Mesuji Lampung sebenarnya bukan kasus tunggal. Kasus tersebut terjadi kerap melibatkan warga dengan perusahaan sawit

Perebutan lahan yang diwarnai kekerasan fisik terjadi karena perusahaan sawit dengan mudah mendapat izin konsesi. Sehingga, menuai perlawanan warga yang juga merasa pemilik lahan sah. Dengan tragedi pembantaian petani sawit itu maka pihaknya mendesak pemerintah agar tahun 2012 menghentikan eskpansi sawit.

Sebab, jika ekspansi terus dilakukan maka akan membahayakan, karena konflik seperti kasus Mesuji bakal terulang kembali dan akan jatuh korban warga.

Saat ini, ada 10 juta hektar lahan sawit di Indonesia. Luasan perkebunan sawit ini dipandang cukup. Sehingga, pemerintah tidak perlu melakukan ekspansi lahan atau memberikan izin konsesi.

Sementara, selama ini tidak akan ada negara yang bisa menggantikan posisi Indonesia sebagai produsen kelapa sawit di dunia.

Saat ini, lanjut dia, yang perlu dilakukan pemerintah adalah agar lebih fokus kepada pengelolaan sawit, distribusi hingga bagaimana membangun hubungan yang positif antara masyarakat dan perusahaan sawit.

Baca Juga:  Diduga terlibat bom molotov Abdul Basith, Mayjen (Purn) Soenarko jadi tersangka

Dengan demikian, diharapkan, konflik perebutan lahan antara petani dan perusahaan sawit yang kerap memakan korban bisa dieliminir. rohmat/LI-10