LENSAINDONESIA.COM: Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur ‘kebanjiran’ mayat imigran gelap yang tenggelam di Perairan Watu Limo, Trenggalek. Puluhan Jenazah berada di sebelah utara ruang Instalansi Kedokteran Forensik, RS Bhayangkara.

Sejumlah petugas tampak sedang mengindetifikasi mayat dalam kantong berwarna kuning. Mayat-mayat itu juga terlihat hingga di luar ruangan. Salah satu petugas identifikasi menyebut, kondisi mayat rata-rata sudah tidak dikenali.

“Kondisi tubuh pun nampak melepuh,” kata salah seorang petugas yang ditemui di RS Bhayangkara, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (23/12/2011).

Sementara, Kabid Kedokteran dan Kesehatan Polda Jatim Kombes Pol Dr Didi Agus Mintadi mengatakan, jumlah mayat mencapai 80 jenazah.

“Sampai nanti malam diperkirakan mencapai 80 jenazah. Dari jumlah tersebut sudah ada beberapa ditemukan tanda pengenal yang melekat di tubuh jenazah,” katanya.

Menurutnya kecil kemungkinan jenazah-jenazah ini dapat teridentifikasi. Sebab, dari 80 jenazah baru ada 17 orang yang datang untuk menanyakan soal identitas jenazah tersebut.

“Katakan mayat ini sudah teridentifikasi sebanyak 17 tentunya masih ada sisa 63 yang tidak teridentifikasi. Namun jika mayat berjumlah 80, sedangkan yang mencari berjumlah 100, besar kemungkinan pasti teridentifikasi,” jelasnya.

Didi juga mengatakan, sebagian besar mayat itu berasal dari pesisir Banyuwangi. *ali