LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi memberikan  penghargaan di bidang transmigrasi (TransmigrationAward ) Tahun 2011 kepada 6 orang Gubernur, 6 orang  Bupati/ Walikota, 1 orang Akademisi, 1 orang Investor dan 1 Media Massa yangselama ini telah mendukung sepenuhnya pelaksanaan transmigrasi di Indonesia.

Penghargaan dalam rangka Hari Bhakti Trans-migrasi (HBT) yang ke-61 yang bertema “TransmigrasiMembangun Negeri” ini diserahkan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono didampingi Menteri Tenagakerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di Jakarta pada Rabu (28/12).

Enam orang Gubernur yang mendapatkan penghargaan Transmigration Award ini terdiri dari 3 orang dari Gubernur daerah asal, yaitu  Ahmad Heryawan (Jawa Barat), Soekarwo, (Jawa Timur), Sri Sultan Hamengkubuwono X (DaerahIstimewa Yogyakarta) dan  3 orang Gubernur dari daerah tujuan transmigrasi adalah Cornelis (KalimantanBarat),  Alex Noerdin (Sumatera Selatan),  Nur Alam (Sulawesi Tenggara).

Sedangkan 6 orang Bupati/Walikotaterdiri dari 3 orang  Bupati/WalikotaDaerah Asal Transmigrasi  Bambang Pudjiono (Kabupaten Grobogan, JawaTengah), Sri Surya Widati ( Kabupaten Bantul,  Daerah IstimewaYogyakarta) Andi Ahmad Sampurna Jaya (Lampung Tengah,Lampung)  serta 3 orang  Bupati/Walikota Daerah TujuanTransmigrasi Sudirman Zaini (Kabupaten Bungo,  Jambi), AmiruddinInoed ( Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dan  Imran, M.Si(Kabupaten Konawe Selatan  Sulawesi Tenggara).

Penghargaan bagi para Gubernur dan Bupati/Walikota, baik dari Daerah Asal maupun dari DaerahTujuan Transmigrasi, dilatarbelakangi keseriusan mereka dalam memilih transmigrasi menjadi urusan pemerintah daerah, memberikan pelayanan yang baik kepada para transmigran, serta berhasil mendorong program transmigrasi  sehingga memberikan kontribusi positif bagi masyarakattermasuk perekonomian daerah.

Sementara itu, penerima penghargaan dari  Akademisi adalahProf. Dr. Ir. Sajogyo Guru Besar Institut Pertanian Bogor yang telah memberikanpemikiran terhadap pembangu-nan transmigrasi. Dari kalangan pelakuusaha/investor penghargaan diberikan kepada SitiHartati Murdaya dari PT. Hardaya Inti Plantation, Investor di KawasanTransmigrasi Kabupaten Buol Provinsi Suawesi Tengah yang telah mendukungpengembangan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Terakhir, penghargaanTransmigration Award tahun 2011 ini diberikan kepada Harian Kompas sebagai media massa nasional yang telah menyebarluaskan pesan ketransmigrasian dalam pemberitaannya.

Dalam pidato laporannya, Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan, penyelenggaraan Pemberian Transmigration  Award  yang pertama kali dilakukan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah, kepada berbagai pihak yang memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap perkembanganketransmigrasian dari waktu ke waktu.

“Pembangunan transmigrasi memang memiliki ciri khas tersendiri dan kompleks, dimana dalampelaksanaannya harus melalui rekayasa ruang (lahan), orang (transmigran), dan uang (investasi swasta) yang melibatkan minimal 2 (dua) pemerintah daerah, serta komponen anak bangsa lainnya,” kata Muhaimin.

Ditambahkan Muhaimin, selama ini kontribusi pembangunan program transmigrasi dalam mewujudkancita-cita kemerdekaan Indonesia selama ini jelas, terukur dan secara langsungdirasakan oleh masyarakat.

“Dalam kurun waktu 60 tahun, melalui pembangunan transmigrasi dapat dilihat sekitar 2,2 juta KK atausekitar 8,8 juta orang miskin dan pengangguran memperoleh secara langsungpeluang berusaha, dan saat ini mereka telah berhasil meningkatkan kesejahteraannya,” kata Muhaimin.

“Melalui transmigrasitelah dibangun dan dikembangkan 3.325 desa baru diantaranya ada 89 desa telahberkembang menjadi ibukota kabupaten dan 235 desa lainnya berkembang menjadiibukota kecamatan,” lanjutnya.

Untuk tahun 2012,  Menakertrans berjanji akan melakukan “re-focusing sistem penyelenggaraan transmigrasi”, yang pada dasarnya adalah peningkatan kualitas penyelenggaraan transmigrasi. Hal ini sejalan dengan tujuan transmigrasi yaitu,meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung pembangunan daerah danmemperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pada 44 kawasan transmigrasi yang sudah berkembang menjadi Kota Terpadu Mandiri (KTM), pemerintah akan fokus meningkatkan pengembangan 3 sektor, yaitu sektor perkebunan, pertanian dan peternakan,  jasa dan wirausaha sertapembangunan infrastruktur dan transportasi,” ujar Muhaimin.

Salah satu kebijakan Kemenakertrans adalah menekankan pentingnya upaya menciptakan wirausaha baru dikawasan transmigrasi guna mendorong perkembangan investasi. Untuk itu, Muhaimin minta peran investor serta perbankan dalam pendanaan.

“Sektor Kewirausahaan dan pengembangan sektor usaha memiliki peranan penting untukmengembangkan wilayah transmigrasi. Saat ini Kemenakertrans sedang mengupayakan konsep wirausaha terintegrasi di kawasan KTM,” kata Muhaimin.

Keberadaan wirausaha diharap bisa memberikan nilai tambah dan akan  berdampak mengalirnya arusinvestasi ke daerah dan menggerakkan ekonomi wilayah, penciptaan lapangan kerja baru serta terciptanya budaya pasar.LI-07

sumber: humas kemenakertrans