LENSAINDONESIA.COM: Kasus sosial yang terjadi di Kabupaten Ogan, Komering Ilir, Sumatera Selatan dan Kabupaten Mesuji, Lampung, agaknya masih menjadi perhatian serius banyak kalangan.

Bahkan, kasus berdarah itu dianggap sangat bisa berpotensi terjadi di Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu ditegaskan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak. “Apa yang terjadi di Mesuji dan Bima tidak mustahil terjadi di sini. Apalagi banyak tambang batu bara dan perkebunan sawit,” ujarnya.

Dengan demikian, Awang meminta para bupati bisa memetakan bibit konflik di daerahnya masing-masing. Dan menginstruksikan agar bupati melindungi masyarakatnya daripada pengusaha.

“Bukan berarti perusahaan itu tidak penting. Mereka penting, tetapi ketika terjadi konflik atau sengketa, masyarakat harus diutamakan,” tegas Awang.

“Ada forum komunikasi umat beragama dan forum deteksi dini. Sejumlah paguyuban itu juga dapat berperan,” tambahnya. *dae