LENSAINDONESIA.COM: Jumlah penumpang PT Kereta Api Indonesia (KAI) musim libur tahun baru di Daerah Operasional VIII stasiun Gubeng-Surabaya terlihat stabil dan masih terkendali pergerakannya.

Manager Humasda 8 SB, Sri Winarto mengatakan, mulai dari tanggal (21/12) hingga 4 januari mendatang, jumlah penumpang Kereta Api kelas Bisnis, eksekutif, ekonomi masih pada tahapan noral seperti hari biasa, yakni 25.000 hingga 27.000 per hari.

“Hanya saja, untuk 2 kereta reguler pada Natal kemarin sempat mengalami penambahan penumpang, serta didominasi Kereta Sancaka rute Surabaya-Jogya pagi-sore dan sebaliknya dikarenakan menjadi unggulan dengan jarak tempuh tercepat 4,5 jam perjalanan,” ujarnya kepada LICOM, Jumat, (30/12/2011).

Selain itu, lanjut Sri Winarto, di kelas Bisnis dan eksekutif, PT Kereta Api Indonesia Daops 8masih menggunakan batas tengah, dimana harga tiket masih terjangkau, yakni Rp 300 hingga Rp 400  ribu sekali pemberangkatan.

“Padahal jika mengikuti batas atas tarif terjauh Rp 750 ribu rute Surabaya-Jakarta, penumpang dipastikan keberatan memilihnya,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini jumlah operasional kereta ekonomi sekitar 9-10 unit dengan kapasitas 100 seat, kereta bisnis 8 unit kapasitas 500 seat, eksekutif kapasitas 400 tempat duduk.

“Awal 2012 mendatang pihak PT KAI Daops 8 akan menambahkan 1 kereta Api baru rute pemberangkatan Surabaya-Malang dan sebaliknya supaya terjadi peningkatan jumlah okupansi sebelumnya sempat menurun 25 persen dengan rata-rata 20 ribu penumpang dibandingkan 2010 mencapai 42 ribu penumpang,” pungkasnya.jefrey