Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
AKTIVIS

Waspadai Gerakan Pemulihan Citra SBY! 

LENSAINDONESIA.COM: Saat ini sedang digalang kekuatan untuk memulihkan kembali citra SBY yang sudah hancur di mata rakyat. Pemulihan kembali citra SBY itu salah satunya dilakukan dengan memanipulasi fakta dari akar persoalan kasus-kasus rakyat baik di Papua, Tiaka, Mesuji, Bima dan daerah konflik lainnya.

Sesungguhnya akar konflik itu berasal keberpihakan pemerintah pada ideologi yang pro MODAL, bukan ideologi yang pro RAKYAT. Melalui Gerakan pemulihan citra SBY ini, akar masalah konflik akan disederhanakan dari masalah keberpihakan ideologi menjadi sekedar masalah regulasi, dari masalah perlindungan terhadap kepentingan modal asing menjadi sekedar masalah kekerasan yang tidak prosedural, dari masalah kedaulatan jadi sekedar masalah pemantauan.

Gerakan pemulihan citra SBY yang konon didanai dari lingkaran Istana ini dalam waktu dekat akan pura-pura memaksa SBY melalui aksi-aksi massa ke Istana dan DPR untuk “memaksa” SBY segera menciptakan KOMISI NASIONAL AGRARIA, yang bisa dibentuk walaupun hanya berdasarkan Keputusan Presiden.

Ketika Kepres KOMNAS AGRARIA di keluarkan oleh SBY maka saat itu SBY yang selama ini terbukti lebih berpihak pada kepentingan modal dari pada kepentingan Rakyat serta merta citranya dipulihkan menjadi PAHLAWAN BAGI PETANI.

Selain pemulihan citra, gerakan itu juga bertujuan untuk mengimbangi, memoderasi dan memecah gerakan pemuda-mahasiswa yang saat ini giat berkonsolidasi dgn satu isu tunggal, TURUNKAN SBY-BOEDIONO.

Untuk melawan gerakan itu dibutuhkan kejernihan hati dan obyektivitas berfikir para aktivis agar tidak larut pada gerakan manipulatif yang seolah-olah memulihkan hak rakyat tapi sebaliknya justru memulihkan citra SBY yang selama ini menindas Rakyat. Pada gerakan yang seolah-olah melindungi rakyat tapi sebaliknya justru melindungi pemerintahan yang anti rakyat. Demikian rilis dari Mustar Bona Ventura, aktivis Bendera yang diterima LICOM, Sabtu (31/12).ari

Baca Juga:  Wali Kota Malang beber program penguatan kebijakan pembangunan lewat dialog publik