LENSAINDONESIA.COM: Untuk memperluas jaringan serta mempersiapkan yang kokoh dan siap berkompetisi, Sequislife membuka kantor cabang di Gedung Bidakara 2 lantai 16, Jakarta. Peresmian kantor baru itu dilakukan langsung oleh Presiden Director PT AJ Sequis Life, Tatang Widjaja, beberapa waktu lalu.

“Kantor kita telemarketing yang baru ini dapat menampung hingga 100 orang teleofficer. Dan bukan hanya tempat itu, kami juga melakukan pembaharuan sistem IT dimana saat ini semua serba fully automated. Sehingga, dapat mengurangi human error, sekaligus meningkatkan produktiviti dan efisiensi kerja para teleofficer,” ujar Ary Mangiwa, Head of Sequislife Telemarketing.

Selain membuka kantor cabang baru, Sequislife juga memberikan training komprehensif kepada para telemarketing.

“Sequislife Telemarketing mempunyai cara tersendiri dalam memberikan training kepada para telemarketing baru. Sequislife membaginya menjadi tiga bagian yang terdiri dari INTTRO (Introde Prouction Telemarketing Program) selama satu hari. Kemudian, dilanjutkan ke tahap berikutnya yang dinamakan Battle Pro selama lima hari. Serta terakhir adalah Role Play yang akan berlangsung selama dua hari. Jadi, total waktu training yang diberikan adalah selama tujuh hari,” jelas Rafi Pahlevy, Sequislife Senior Manager Alternative Distribution Channel, Training and Telemarketing.

Dalam program tersebut, para telemarketing akan diberikan wawasan tentang bagaimana proses INTTRO hingga proses Battle Pro. “Pada proses INTTRO, para telemarketing baru akan diberikan pengetahuan seputar program yang ada di Sequislife. Sementara, dalam proses Battle Pro, mereka akan diajarkan mengenai pengetahuan produk dasar serta teknik menjual. Kemudian, cara yang terakhir adalah cara yang paling menyenangkan, yaitu Role Play. Pada tahap ini, para telemarketing yang baru akan dihadapkan dengan simulasi menjadi “THE REAL” Sequislife Telemarketing,” tegas Rafi.

Bahkan, dalam kantor baru itu, telemarketing yang ada juga dibedakan sesuai prestasinya masing-masing. “Di kantor telemarketing yang baru ini, Sequislife juga membuat ruangan ini dibagi menjadi tiga bagian, yakni Zona Merah, Zona Biru dan Zona Kuning. Para telemarketing yang duduk di Zona Merah adalah para telemarketing baru dan atau telemarketing yang kinerjanya kurang baik untuk bulan yang bersangkutan, kemudian Zona Biru diisi oleh para telemarketing yang secara kinerjanya cukup memuaskan atau disebut juga sebagai “Zona Aman”, yang terakhir adalah Zona Kuning, zona ini ditempati oleh para telemarketing Best Performers of the Month yang menunjukan kinerja yang sangat baik di bulan tersebut. Tujuan Sequislife membagi ruangan adalah untuk meningkatkan suasana kerja yang dinamis, motivating dan kompetisi yang sehat,” tambah Ary.

Diketahui, SequisLife adalah sebuah perusahaan asuransi jiwa yang telah berdiri di Jakarta sejak tahun 1984. Awalnya, SequisLife tergabung dalam PT Universal Life Indo. Namun, tahun 1992, PT Universal Life Indo melakukan joint venture dengan New York Life (NYL) International Incorporation, yang kemudian merubah nama perusahaannya menjadi Sewu New York Life.

Meski demikian, pada tahun 2003, sebuah keputusan strategis dibuat yang berujung kepada akuisisi seluruh saham dari New York Life, yang kemudian diikuti dengan perubahan nama perusahaan menjadi SequisLife dengan tagline “For A Better Tomorrow”. *jefry