Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE LIFETREND

Menteri Syarif, Ruhut dan Sutan Hadiri Imlek "Naga Air" Fair di Medan 

LENSAINDONESIA.COM : Menyambut Hari Raya Imlek yang jatuh bulan depan, Kota Medan menggelar Imlek Fair 2012. Nuansa Imlek yang didominasi warna merah dan emas mewarnai acara ini. Di depan pintu masuk, naga besar menyambut pengunjung. Memang, dalam penanggalan China, tahun 2012 merupakan tahun naga air.

Acara yang mengambil tema ‘Kebersamaan Menuju yang Lebih Baik’ dibuka secara resmi oleh Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan. Ikut hadir dalam pembukaan tersebut politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul dan Sutan Bhatoegana.

Dalam acara ini, tidak semata pagelaran dan hura-hura saja, namun juga berisi pameran Usaha Kecil dan Menengah yang ada di Kota Medan.

Dalam sambutannya, Syarief menyatakan kebanggaannya pada masyarakat Medan yang berhasil menjaga kerukunan beragama dan suku. Dengan kondisi aman, maka pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik. Usaha Kecil dan Menengah serta koperasi bisa tumbuh subur.

“Imlek Fair sudah dua kali dilakukan di Medan. Acara ini penting dilakukan karena dengan acara ini, para pelaku usaha kecil dan menengah dan para pengambil kebijakan bisa bertemu. Acara ini juga menjadi media promosi usaha dan media promosi kebudayaan kita. Dan yang paling penting, kesejahteraan pelaku koperasi dan UKM dapat meningkat,” katanya, Jumat (6/1/2012) .

Dengan UKM berkembang, imbuh Syarief, maka tenaga kerja dapat terserap. Di sisi lain, pengangguran dapat ditekan.

“Dua belas tahun lalu, angka pengangguran berjumlah 12 persen (dari total jumlah penduduk), kini cuma 6,3 persen. Ini karena UKM dan Koperasi,” sambungnya.

Masih kata anggota Dewan Pembina Demokrat ini, eksistensi UKM dan koperasi menumbuhkan ekonomi rakyat sangat berguna.
UKM dan Koperasi berjasa mengantarkan Indonesia menempati peringkat tiga pertumbuhan ekonomi di Asia Pasifik, di bawah China dan India.

Baca Juga:  Pasca bom bunuh diri di Medan, Khofifah imbau masyarakat Jatim waspada

“Pertumbuhan kita 6,5 persen. Ini juga yang membuat kita menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asean,” papar Syarief. @ari