LENSAINDONESIA.COM: Banjir Kanal Timur (BKT) akan dijadikan sebuah kawasan untuk tempat berinteraksi warga Kota Jakarta, khususnya Jakarta Timur. Tak hanya itu, kawasan itu juga akan dibangun jalur khusus sepeda, bahkan di sepanjang BKT juga segara dibangun rest area atau tempat peristirahatan bagi warga setempat.

Demikian yang dikatakan Kepala Suku Dinas Pertamanan Kota Administrasi Jakarta Timur, Tutie Erwina Haryanti kepada LICOM saat bersepeda di jalur BKT Pondok Bambu Jakarta Timur, Minggu (8/1/2012).

“Rencana Pemprov DKI Jakarta akan bangun empat rest area yang dilengkapi meja dan tempat duduk yang terbuat dari batu alam dan besi. Selain itu, juga akan ditanami beberapa pohon agar terasa sejuk dan nyaman bagi para warga juga di hiasi lampu penerangan jalan umum agar malam hari tampak tidak gelap,” kata Tutie.

Menurutnya, pembuatan rest area ini berada diantara Jembatan Jl Pembina dan Jl Perintis, Kelurahan Cipinang Muara, Jatinegara. Juga diantara Jembatan Cipinang-Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit serta diantara Jembatan Bambu Duri-Wijayakusuma, Kelurahan Pondok Bambu dan di Jembatan Wijayakusuma-Sawahbarat, Duren Sawit.

“Setiap rest area akan memiliki panjang 50 meter dan lebar 6 meter. Sengaja dibuat luas agar dapat dimanfaatkan untuk istirahat banyak orang yang telah melakukan jogging maupun bersepeda atau aktivitas lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, seluruh rest area ini dikerjakan dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemprov DKI Jakarta dan setiap rest area menelan biaya sebesar Rp 100 juta.

Dengan demikian, kawasan rest area ini harus steril dari pedagang kaki lima (PKL). “Lokasi rest area ini sengaja dibangun di dekat pemukiman penduduk agar dapat dimanfaatkan warga untuk tempat beristirahat,” pungkasnya. *winarko