LENSAINDONESIA.COM: Meski hanya bisa membantu sebatas sosialiasi ke masyarakat, namun pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sangat mendukung upaya pemerintah melakukan konversi premium ke bahan bakar gas.

“Yang dibutuhkan oleh pemerintah adalah sosialiasi, maka Pemprov akan membantu,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, saat menghadiri acara seminar Deradikalisasi Islam yang digelar IAIN Sunan Ampel, di Hotel Inna Simpang Surabaya, Selasa (10/1/2012).

Wacana konversi ini mengemuka menjelang pembatasan premium April mendatang. Dalam upaya ini, Pertamina akan mambangun stasiun pengisian bahan bakar gas. Sebagai persiapan pelaksanaan peralihan bahan bakar ini, masyarakat diminta memasang alat pemindah bahan bakar gas di mobil masing-masing.

“Tugas kita paling mengkondisikan masyarakat dengan mensosialisasikan programnya. Intinya, kami mendukung program pemerintah itu,” ujar Wagub Jatim yang akrab disapa Gus Ipul ini ketika ditanya kesiapan Pemprov Jatim jelang palaksananan konversi bahan bakar gas.

Dalam sosialisasinya, Pemprov juga melalukan dialog dengan elemen-elemen angkutan jalan seperti Organda (Organiasai Angkutan Darat). Menurut Gus Ipul, saat ini Pemprov belum malakukan pemetaan beberapa kendala yang menjadi penghambat program konversi ini. “Kendala masih belum diketahui. Pemprov juga belum melakukan evaluasi,” tukasnya.*ali