LENSAINDONESIA.COM: Bogor Kemang Residence (BKR) yang dikembangkan PT Paaza Agna Utama hampir pasti menjadi hunian standar terbesar di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor. Developer yang bermarkas di Orchard Walk Bogor Nirwana Residence ini berencana membangun ribuan unit rumah di atas lahan tak kurang dari 27 hektar di Desa Kelapa Ciung, Kecamatan Kemang.

Marketing BKR, Susanty mengatakan, untuk tahap awal Bogor Kemang Residence akan memasarkan tak kurang dari 400 unit rumah di atas lahan seluas 6 hektar. “Ada dua tipe yang kami pasarkan, yakni Tipe 22/60 dan Tipe 36/72,” ujar Santy kepada LICOM saat ditemui di Kantor Pemasaran Jalan Raya Parung Hijau Kelapa Ciung Nomor 11 Kemang, beberapa waktu lalu.

Menurut Santy, untuk rumah tipe 22 saat ini sudah ready stock sebanyak 60 unit rumah, sehingga peminat rumah yang membeli bisa langsung menempati. “Untuk harga, tipe 22 kami tawarkan Rp 69 juta dan tipe 36 seharga Rp120 juta,” jelas dia.

Santy menambahkan, pemasaran tahap awal memang difokuskan untuk konsumen menengah dengan tipe unit rumah serta harga yang terjangkau. “Untuk pembangunan tahap selanjutnya, kami telah merencanakan untuk memasarkan unit-unit rumah tipe besar,” ungkap dia.

KBR yang memiliki view Gunung Salak dan Gunung Gede, menurut Santy hany berjarak 20 menit dari akses langsung BORR dan 15 menit dari Stasiun Kereta Api Bojong Gede. “Selain dilalui angkot 24 jam, huniannya juga dekat dengan lingkungan pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi,” ucapnya.

Ke depan, KBR akan menjadi hunian yang memiliki fasilitas lengkap baik bagi penghuninya maupun umum. “Kami telah berencana untuk membangun fasilitas berupa water park yang tak kalah dengan The Jungle nantinya,” tutup Santy.umar