Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Pemkab Ponorogo Mutasi Lagi, Posisi Kadinkes Dokter Hewan Digeser 

LENSAINDONESIA.COM: Belum gelap enam bulan melakukan mutasi di jajaran kepala dinas, kemarin, Bupati Ponorogo Amin kembali merubah komposisi para pemimpin satuan kerja di bawahnya. Namun Amin membantah mutasi kali ini terkait desakan dari pihak-pihak yang kurang puas terhadap mutasi yang dilakukannya 5 Oktober 2011 lalu.

Dalam mutasi kemarin, drh. Sapto Djatmiko yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo menduduki jabatan Asisten Administrasi Umum Setdakab Ponorogo. Posisi Kadinkes Ponorogo diisi oleh Hadi Prayitno SKM yang sebelumnya adalah Kabid Pelayanan Dinkes Ponorogo.

Pejabat lain yang juga dimutasi adalah Kepala Bakesbangpolinmas Dewanto Eko Putro. Mantan Kepala DPU Ponorogo ini didaulat menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Dewanto sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Sekda Ponorogo yang saat ini masih dijabat secara Plt oleh Yusuf Pribadi. Yusuf Pribadi sendiri yang semula adalah Asisten Perekonomian digeser menjadi Kepala Bakesbangpolinmas menggantikan Dewanto Eko Putro.

Seorang pejabat bermasalah juga dimutasi. Yaitu Inspektur Kabupaten Ponorogo Budi Satrijo yang sejak tiga minggu lalu telah ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus kredit macet miliaran rupiah di Bank Kredit Pasar (BKP). Pejabat ini kini menduduki posisi Staf Ahli Bupati Bidang
Pemerintahan.

Bupati Ponorogo Amin yang ditemui usai prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan menyatakan mutasi yang dilakukannya masih merupakan hal yang biasa. Ia membantah pergeseran drh. Sapto Djatmiko adalah revisi atas kesalahan keputusan saat mutasi 5 Oktober tahun lalu.

“Ah itu biasa saja. Tidak ada masalah,” ujarnya pendek sambil menghindar dari kejaran wartawan.

Amin juga menampik kesan bahwa mutasi Kadinkes karena desakan  dari gabungan organisasi tenaga medis di Ponorogo yang sempat melakukan penolakan kehadiran pimpinan dari luar tenaga kesehatan.

Baca Juga:  Seorang pengunjung tewas terjatuh dari lantai 4 Galaxy Mall

Menurut Amin, kinerja Sapto cukup baik selama beberapa bulan menjabat. “Dia (Sapto) kinerjanya bagus. Tapi kalau ada pandangan dan wawasan baru kan lebih baik,” katanya.

Sementara soal masih diberikannya jabatan kepada Budi Satrijo yang telah menyandang status tersangka, Bupati Amin menyatakan, sejauh ini aturan yang ada masih memperbolehkan hal ini. “Aturannya masih boleh kok,” katanya.

Meski sudah dua kali melakukan mutasi dalam kurun waktu kurang dari enam bulan, Bupati Amin belum menunjuk Sekda definitif dan masih dijabat oleh seorang Plt. Lagi-lagi ia menyatakan tidak ada aturan yang menentukan durasi kedudukan Sekda dalam posisi Plt.

“Mau tiga bulan, enam bulan tidak ada yang mengikat. Kalau belum ada calon yang tepat ya tidak dipaksakan,” ujarnya.

Dengan demikian, posisi Sekda telah dijabat oleh Yusuf Pribadi secara Plt selama sembilan bulan.

Sementara itu Wakil Bupati Yuni Widyaningsih menyatakan, penataan aparat kerja di lingkungan Pemkab Ponorogo adalah yang paling tepat. “Ini penataan yang paling pas. Semua (pejabat) duduk di posisinya sesuai kompetensinya masing-masing,” ungkap pejabat yang akrab disapa Mbak Ida ini.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ponorogo dr. Praminto Sp.M, menyatakan IDI menyambut baik keputusan Bupati melakukan mutasi terhadap Kadinkes yang bukan berasal dari tenaga kesehatan. Apalagi penggantinya berasal dari Dinkes sendiri yaitu Suhadi Prayitno yang memang merupakan seorang sarjana kesehatan masyarakat. “Ini sudah sesuai Permenkes,” ungkapnya.

Praminto menyatakan, IDI dan sejumlah organisasi sudah beberapa kali berdialog dengan bupati soal
posisi Kadinkes ini, terutama saat penolakan dari para tenaga kesehatan sedang santer-santernya. Bahkan, bupati sempat meminta waktu empat hingga lima bulan untuk meninjau mutasi 5 Oktober lalu.

Baca Juga:  Resmikan pabrik Cilegon atasi impor politiena 1,52 juta ton, Presiden: Bukan wacana-wacana

Terakhir, dialog dilakukan pada dua bulan lalu.“Sifatnya hanya memberi input tapi kami tidak menunjuk nama,” terang Praminto.arso