LENSAINDONESIA.COM: Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz tak cuma meminta Pemda-pemda dan konlomerat memperhatikan kehidupan masyarakat kecil melalui program bedah rumah.

Ia menegaskan, program bedah rumah yang sudah didukung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan bagian program Kemenpera di tahun 2012 ini.

“Kemenpera nantinya akan memberikan bantuan sekitar Rp 6 juta untuk memperbaiki atap, lantai dan dinding rumah masyarakat yang rusak melalui penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS),” kata Djan saat melakukan silaturahmi dengan wartawan di Kantor Kemenpera,
Jakarta, semalam.

Tahun 2012, lanjutnya, Kemenpera menargetkan melakukan bedah rumah sekitar 250.000 unit rumah. Jika ditambah partisipasi dari Pemda serta dana yang terkumpul dari orang-orang kaya melalui zakat akan membuat bantuan yang diberikan kepada orang miskin akan lebih banyak lagi.

Lebih lanjut, Djan Faridz mengungkapkan, program bedah rumah ini harus dapat disosialisasikan secara luas kepada masyarakat miskin di seluruh Indonesia. Pemda dan orang kaya di daerah setidaknya bisa ikut membantu Kemenpera dengan menginventarisasi dan membuat data
orang-orang miskin  yang rumahnya memang perlu mendapat bantuan.

“Pemda nantinya akan dilibatkan untuk memberikan bimbingan teknis serta pengawasan terhadap program bedah rumah ini. Saya juga berharap orang-orang kaya juga bisa memperhatikan lingkungan sekitarnya supaya terwujud lingkungan yang nyaman dan bebas kumuh,” harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai Rapat Kerja di Kemayoran, Jakarta meminta peran aktif Walikota dan Bupati dalam menyediakan rumah bagi masyarakat. Selain itu, perbaikan perumahan juga harus terus dilakukan.ari