LENSAINDONESIA.COM: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) berhasil mengembangkan aplikasi AKSes mobile untuk membantu pada pengusaha memonitoring portofolio efek dan dana milik nasabah yang disimpan oleh perusahaan efek dan bank Kustodian.

Aplikasi ini merupakan pengembangan dari fasilitas kartu AKSes yang sejalan dengan peraturan Bapepam-LK No.V.D.4 tentang pengendalian perlindungan efek yang disimpan oleh perusahaan efek terkait pemberian akses informasi data kepemilikan efek di LPP kepada nasabah.

Sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) untuk meningkatkan transparansi di industri pasar modal Indonesia, aplikasi AKSes mobile juga menyediakan informasi terkait rekening dana nasabah. Artinya, investor yang sudah memiliki rekening dana nasabah dan memiliki kartu AKSes ini, secara otomatis dapat login menikmati fasilitas AKSes mobile ataupun website untuk memonitor dana yang ada di perusahaan efek.

Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan Usaha KSEI, Syarifuddin, menyatakan, proses monitoring aplikasi ini hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit. Jika sebelumnya investor hanya bisa login ke website AKSes melalui jaringan internet, kini investor memiliki pilihan yang lebih praktis.

“Hadirnya AKSes mobile memberikan alternatif bagi investor untuk login dengan lebih mudah dan praktis. Jika dengan menggunakan internet membutuhkan waktu 10 menit, dengan AKSes mobile hanya butuh dua menit. Investor bisa lebih mudah melakukan monitoring di mana dan kapan saja,” tegas Syarifuddin.

Menurutnya, kendati mobilitas investor yang sangat tinggi, namun kegiatan monitoring portofolio dan efek tersebut perlu dilakukan secara berkala. Olehnya aplikasi AKSes mobile ini diklaim menjadi solusi terbaru par investor memonitoring portofolio dan efek.

“Hingga 16 Januari 2012, di database KSEI tercatat 203.249 pengguna kartu AKSes, namun baru 22.830 pengguna kartu ini untuk dimanfaatkan login ke website AKSes. Kami berharap kedepan akan terjadi peningkatan,” tuturnya.panji