Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE EDUKASI

Emirates SkyCargo Buka Penerbangan Jalur Perdagangan Afrika 

LENSAINDONESIA.COM : Emirates SkyCargo, divisi kargo Emirates, akan memperluas jaringan operasionalnya di jalur perdagangan Afrika melalui jalur ke Lusaka dan Harare. Rencananya, penergangan itu dibuka mulai 1 Februari 2012 pekan depan.

Dibukannya jalur penerbangan Cargo ini diharapkan, layanan penerbangan ke ibukota Zambia dan Zimbabwe ini akan mendukung efektifitas jalur perdagangan dunia dengan Afrika melalui penambahan kapasitas kargo sebesar 6.000 ton per minggu.

Ram Menen, Divisional Senior VP Cargo Emirates mengatakan perluasan layanan penerbangan ke ibukota Zambia dan Zimbabwe ini hadir dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan setelah peluncuran layanan penerbangan mingguan ke Accra dan Lome, sehingga kapasitas tahunan Emirates SkyCargo menjadi lebih dari 300.000 ton kargo.

Disamping itu, dua gerbang perdagangan ini akan membuka peluang kepada bisnis-bisnis di lebih dari 22 negara di Afrika ke lebih dari 100 tempat tujuan dunia. Jalur kargo ini juga memberikan peluang besar kepada mitra perdagangan utama seperti Cina dan Jepang.

“Saat ini banyak wilayah di dunia tengah mengalami tantangan ekonomi. Afrika yang memiliki populasi lebih dari satu miliar jiwa dan kaya akan sumberdaya alam tersebut menjadi satu dari beberapa wilayah di dunia yang mengalami pertumbuhan pesat serta masa depan menjanjikan,” kata Ram Menen dalam keterangan pers diterima lensaindonesia.com dari kantor pusat Emirates di Dubai, Uni Emirate Arab, Jumat (27/1/2012).

“Kami menafsirkan adanya kebutuhan yang besar akan berbagai macam komoditas dari dan menuju Lusaka serta Harare. Kami tidak ragu bahwa jalur baru tersebut akan menjadi aset kuat untuk jaringan Afrika,”papar Menen.

Nantinya penerbangan Dubai – Lusaka – Harare akan dioperasionalkan lima kali seminggu menggunakan armada pesawat Airbus A330 – 200 dengan kapasitas mingguan sebesar 160 ton.

Baca Juga:  KPK kembali datangi Pengadilan Negeri Surabaya

Khusus jalur ke Afrika Selatan, Emirates SkyCargo yang memiliki kapasitas kargo lebih dari 1,500 ton per minggu, akan digabungkan dalam penerbangan 84 layanan penerbangan Johannesburg, Cape Town dan Durban, serta dua layanan penerbangan kargo khusus ke Johannesburg yang menjadi kunci pusat perdagangan Emirates SkyCargo di benua Afrika.

Jalur penerbangan Emirates SkyCargo di jaringan Afrika juga meliputi Eldoret, Lilongwe, Abdijan, Addis Ababa, Accra, Cairo, Casablanca, Dakar, Dar el Salaam, Entebbe, Khartoum, Lagos, Luanda, Nairobi, Tripoli dan Tunisia.

“Dengan layanan penerbangan yang kini lebih lengkap, kami berada di posisi yang tepat untuk membantu pertumbuhan ekonomi Afrika dengan memfasilitasi perdagangan internasional untuk para mitra bisnis kami, serta membuka peluang pasar baru yang berada dalam jaringan kami,” katanya.

Zambia sendiri telah menikmati pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh peningkatan harga tembaga serta investasi asing pada industri pertambangan dan infrastruktur, sedangkan ekonomi Zimbabwe terus tumbuh meskipun tengah mengalami gejala stabilitas politik.

Dengan kehadiran Emirates SkyCargo diharapkan dapat membawa bahan baku untuk mendukung industri pertambangan dan infrastruktur serta komoditas seperti tekstil, perangkat komputer dan farmasi untuk daerah Australasia, India, Timur Tengah, Eropa dan Amerika Utara. Perdagangan juga diharapkan berkembang oleh negara-negara tetangga.

Penerbangan ke jalur Afrika ini menggunakan armada pesawat EK 713 yang akan berangkat dari Dubai setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Jumat dan Minggu pukul 09:25 waktu setempat dan mendarat di Lusaka pukul 14:50 waktu setempat. Layanan penerbangan kembali akan berangkat dari Lusaka pukul 16:20 waktu setempat dan tiba di Harare pukul 17:20 waktu setempat.

Selain itu, laynana penerbangan kembali akan meninggalkan Harare pukul 19:20 waktu setempat dan tiba di Lusaka pukul 20:20 waktu setempat, lalu berlanjut untuk meninggalkan Lusaka pukul 21:50 waktu setempat dan tiba di Dubai pukul 07:10 waktu setempat pada hari berikutnya. *rudi

Baca Juga:  Dua mantan gubernur hadiri peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-74