LENSAINDONESIA.COM : Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) siap menjadikan Jawa Timur (Jatim) sebagai salah satu sasaran lokasi bedah rumah. Untuk itu, Kemenpera berharap adanya partisipasi aktif pemerintah daerah (Pemda) mulai dari tingkat kabupaten/ kota hingga provinsi untuk mendukung pelaksanaan program bedah rumah tersebut.

“Kemenpera akan menjadikan Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu sasaran lokasi bedah rumah,” ujar Staf Khusus Menteri Perumahan Rakyat Bidang Hubungan Antar Lembaga Imam M Achid saat menjadi narasumber dalam kegiatan Seminar Rembug Nasional Saudagar NU Expo 2012 yang diselenggarakan di Grand City Convention Center Surabaya beberapa waktu lalu.

Imam mengungkapkan, program bedah rumah saat ini merupakan salah satu program unggulan Kemenpera dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Sebab, selain membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak huni program tersebut secara tidak langsung akan memperbaiki kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Dari 14 indikator kemiskinan enam diantaranya terkait dengan masalah perumahan. Jika masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah yang layyak huni tentunya mereka bisa lebih sejahtera,” tandasnya.

Masalah perumahan, imbuh Imam, memang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja melainkan juga lintas sektor. Apalagi anggaran yang dimiliki Kemenpera tidak cukup banyak untuk membuat seluruh rakyat Indonesia menjadi lebih sejahtera melalui sektor perumahan.

Untuk itu, Kemenpera berharap Pemda serta masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam program bedah rumah ini. Salah satunya dengan membuat data rumah masyarakat yang kondisinya benar-benar rusak atau membutuhkan perbaikan baik atap, lantai maupun dindingnya. Data tersebut berisi nama pemilik rumah, alamat serta foto kondisi rumah yang akan diperbaiki.

“Pemda bisa membuat data atau inventarisasi rumah masyarakat yang rusak dan membutuhkan bantuan perbaikan baik atap, lantai maupun dindingnya. Bantuan bedah rumah yang akan disalurkan oleh Kemenpera sekitar Rp 6 juta per unit rumah,” tandasnya.

Menurut Imam, para Kepala Daerah juga dapat mengusulkan ke Menpera apabila di daerahnya ada masyarakat yang membutuhkan bantuan bedah rumah. Selain itu, Pemda juga bisa menjalin kerjasama dengan warga NU di daerah untuk membantu pelaksaan program tersebut.

“Pemda bisa menggandeng seluruh elemen masyarakat termasuk warga NU di Provinsi Jawa Timur untuk pelaksanaan program bedah rumah ini,” katanya*ari