LENSAINDONESIA.COM : Pertunjukan tarian laser yang populer dengan sebutan Tarakardha atau ilusionis lazer manipulation (permainan seni tari menggunakan sinar laser point) kini marak dipertontonkan disebuah ajang tempat-tempat hiburan malam. Salah satunya di Annversary ke-17 Colors pub and resto Surabaya, beberapa waktu lalu.

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi, Laserman Syahid Ibrahim mampu membius ratusan pengunjung dengan gerakan atraktif dibawah alunan house music.

Diatas pangung, ilusionis laser asal Bali itu mempertontonkan trik spektakuler memainkan sinar. Dari bangku penonton, laser hijau yang tersorot dari Gimic dilantai panggung dibuat seolah-oleh lentur, dibelah bahkan ia potong-potong hingga dicabut.

Decak kagum langsung terbias dari wajah para penonton ketika Syahid yang semula mencabut sinar itu kemudian ia tancapkan lagi. Sebab, sorot laser terlihat seperti dicabut dari pijarnya lalu kemudian dikembalikan lagi. Penonton juga dibuat heran ketika sinar laser itu bisa menyangga tubuh ketika Syahid melakukan gerakan merobohkan diri.

Usai menghibur pengunjung Colors, Ilusionis laser yang telah tampil diberbagai negara di Asia itu mengatakan, dalam lazerman terbagai dua macam, yakni laser 3 dimensi dan 4 dimensi. Bahkan, ada juga yang menggunkan follow man dan hollogram manipulation.

“Untuk bisa memainkan lazerman membutuhkan waktu riset minimal satu setangah tahun. Dan di Indonesia sampai saat ini belum tentu ada seorang Tarakardha,”ujar pria yang dulunya seorang pesulap Ilusionis itu kepada lensaindonesia.com, Selasa (31/1).

Menurut dia, untuk bisa menghasilkan visual yang berbeda, memainkan lazerman membutuhkan banyak ide kreatif dan modifikasi. Sehingga, trik sinar laser yang dimainkan seakan nampak nyata.*jey