LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto mendesak Perum Bulog untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK terkait tindak lanjut Ikhtisar Hasil Pemerikasaan BPK Semester I Tahun 2011.

Berdasarkan hasil tindak lanjut hasil pemeriksaan (TLHP) BPK RI, jumlah rekomendasi yang telah diselesaikan (status selesai) oleh Perum Bulog s/d semester II 2011 sebanyak 70,6 persen.

Dengan demikian Perum Bulog  masih punya ‘PR’ untuk menindaklanjuti 29,4 Persen Temuan BPK. Hal ini sesuai dengan kesimpulan Rapat Dengan Pendapat Komisi IV dengan Direktur Utama Perum Bulog dima Komisi IV yang meminta seluruh temua yang belum ditindaklanjuti agar diselesaikan.

Legislator PKS ini menambahkan Opini Laporan Keuangan Perum Bulog merupakan gambaran terhadap kinerja atau prestasi yang telah dicapai. “Makin bagus Opini terhadap Laporan Keuangan, maka kepercayaan stakohoders terhadap Bulog akan semakin tinggi”, papar Hermanto

Berdasarkan pemeriksaan BPK atas sistem pengendalian internal Perum Bulog periode tahun buku 2009 dan 2010, ditemukan kelemahan pengendalian intern yaitu pengelolaan aset tetap Perum Bulog belum memadai yang mengakibatkan nilai aset belum sepenuhnya handal dan berpotensi rusak/hilang.

Direktur Utama Perum Bulog dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV (1/2) menyatakan Perum BULOG telah menindaklanjuti temuan hasil BPK yang belum selesai dengan melakukan pemutakhiran data dan melengkapi dokumen-dokuimen sesuai dengan rekomendasi BPK RI. Sebagai gambaran, Bulog adalah perusahaan umum milik negara yang bergerak di bidang logistik pangan.efrisb