LENSAINDONESIA.COM: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jawa Timur I menyita ribuan Pack Tembakau Iris (TIS) tanpa disertai pita cukai. Ribuan pack TIS ini berasal dari Home Industri di Sumedang, Jawa Barat. Rencananya, TIS akan dikirim ke Palu, Sulawesi Tengah.

Penangkapan ini, kata Kabid Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah DJBC Jatim I Eko Darmanto, merupakan dari pengembangan kasus sebelumnya di wilayah lain. Ribuan TIS ini diamankan dari sebuah Depo Pengiriman di Jl Kalimas Baru, Surabaya. TIS itu terdiri dari 35.800 Pack yang diangkut truk bernopol Z 9155 A.

“Modus yang dilakukan ini tergolong baru. Karena dari ribuan Pack itu ada beberapa yang sengaja diberi pita cukai asli dan lainnya tidak,” kata Eko di Kantor Wilayah DJBC Jatim I, Jl Perak Timur, Surabaya, Rabu (8/2/2012).

Pack yang ada pita cukainya sengaja ditempatkan di bagian paling atas untuk mengelabuhi petugas.

Eko menjelaskan, nilai dari barang tersebut sebesar Rp 108.000.000. Sementara, ada sebanyak 28.780 Pack TIS yang tidak disertai pita cukai. Menurut Eko, untuk TIS ini pita cukainya sebesar Rp5 per gram. Sedangkan TIS yang bermerek Klas Mole seberat 40 gram.

“Estimasi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sekitar Rp118 Juta,” jelas Eko.

Selanjutnya, setelah penangkapan ini, ribuan Pack TIS ini akan dikirim ke Bea Cukai Bandung yang sedianya akan digunakan untuk bahan penyidikkan. Barang-barang ini akan digunakan untuk bahan penindakkan pabriknya.

“Sebagai alat bukti. Rencananya pemilik pabrik akan ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Eko.*ali