LENSAINDONESIA.COM: Pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp lolos dari dakwaan kasus penggelapan pajak. Vonis bebas pengadilan London itu disebut Redknapp sebagai akhir dari sebuah mimpi buruk.

Seperti diketahui, mantan pemain nasioanal Inggris sebelumnya didakwa sudah menggelapkan pendapatannya ketika ia masih menangani klub Portsmouth pada periode 2005–2008.

Redknapp dituduh menerima uang dari Chairman Milan Mandaric, yang lantas tidak dilaporkan ke dinas pajak dan langsung dimasukkan ke dalam rekening banknya di Monako.

Setelah penyelidikan dari kepolisian selama sekitar lima tahun, proses persidangan atas dakwaan terhadap Redknapp mencapai puncaknya pada pekan ini. Ia, bersama Mandaric yang juga menjadi terdakwa, akhirnya diputuskan tidak bersalah, Rabu (8/2/2012).

Putusan itu disambut girang Redknapp dan Mandaric yang disebutkan Sportinglife langsung saling berpelukan setelah juri menyatakan keduanya tak bersalah atas semua dakwaan.

“Ini benar-benar sudah menjadi sebuah mimpi buruk. Aku harus jujur, ini sudah berjalan lima tahun dan ini adalah sebuah kasus yang mestinya tidak perlu sampai ke pengadilan,” tutur Redknapp seperti dilansir Reuters.

“Aku harus berterima kasih kepada para fans, khususnya fans Tottenham. Malam tempo hari, saat laga melawan Wigan, adalah salah satu momen yang paling menyentuh buatku secara pribadi karena mereka menyanyikan namaku sepanjang pertandingan,” beber si pria 64 tahun yang kini digadang-gadang untuk menukangi timnas Inggris selepas Piala Eropa 2012.rid/dtc