LENSAINDONESIA.COM: Kendati konflik ditubuh PSSI sangat memberi pengarus besar terhadap perkembangan persepakbolaan nasional. Numun upaya untuk memperbaiki sepakbola Indonesia tetap terus dilakukan. Salah satunya memperhatikan regenerasi yaitu pembinaan pemain usia dini.

Dalam kaitan pembinanan pemain usia dini, PSSI juga mendukung digelarnya turnament-turnamen antar Sekolah Sepak Bola (SSB).

Untuk memaksimalkan turnamen itu, PSSI berencana memasukan Turnament antar SSB Sejabodetabek dan Jawa yang diselenggrakan Intejr fo (IFS) di Buperta. Cibubur Jakarta Timur, sebagai agenda tahunan.

Turnamen yang digelar tangal 11 hingga 19 Februari 2012 tersebut diikuti seluruh SSB Wilayah Jabodetabek dan Jawa. Dengan jumlah peserta mencapai 128 SSB.

“Turnament ini besar dan bagus untuk di contoh. PSSI merangkul semua SSB seluruh Wilayah dari yang terkecil sampai bisa ikut dalam turnament ini,”ungkap Bop Hipy, Devisi Pembinaan Usia Dini PSSI di Buperta, Cibubur, Minggu (12/2/2012).

Menurut Bop, PSSI akan memberikan keluasan semua bakat-bakat muda untuk ambil bagian dalam turnament ini. Sebab PSSI saat ini lebih fokus tentang pembentukan karakter muda di usia dini.

Agar pembinanan berkesinambungan, ujar Bop, Mereka (SSB usia dini) juga butuh perhatian dari masing-masing Pengprov.

Sementara itu, Manager IFS Gatut Hari Suparjanto optimis turnament yang saat ini digelar itu akan menjadi ivent besar pada tahun berikutnya.Sebab minat SSB di seluruh Jawa sangat bersar untuk bisa tampil di turnamen ini.

“Sebenarnya sangat banyak SSB yang ingi ikut, hanya saja mereka telat mendaftar dan terlambat,”ungkapnya.*taufik