Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE PROOTONOMI

Awas! Ribuan Telur Penyu Diselundupkan di Tarakan 

LENSAINDONESIA.COM: Sedikitnya 3.250 butir telur penyu asal Kabupaten Berau, yang bakal diselundupkan ke Kabupaten Tarakan, Kalimantan Timur, berhasil dibongkar Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tarakan.

Dalam pengerebekan itu, polisi juga mengamankan SYD, warga Jl Teuku Umar, Markoni, yang disebut-sebut sebagai pemilik ribuan telur penyu.

Akibatnya, SYD ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat 910 huruf e UU RI No.5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistem hayati. Ancamannya, hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 juta.

Sementara, Kapolres Tarakan AKBP Desman Sujaya Tarigan melalui Kasubag Humas AKP Subarjo, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan penangkapan penyelundupan telur penyu tersebut.

Menurutnya, penyelundupan tersebut terbongkar setelah aksi itu kepergok polisi saat melakukan patroli air di Sungai Pamusian.

“Ketika itu tersangka yang menggunakan dongfeng miliknya baru tiba dari Berau. Menurut pengakuan tersangka, telur penyu tersebut dibelinya dari masyarakat di sekitar Pulau Belambangan, Kabupaten Berau,” tegas Subarjo.

Sementara, dalam waktu yang hampir bersamaan, KSKP juga menggagalkan penyelundupan 5 karung ikan Hiu kering yang siap dikirim ke Surabaya.

Ikan Hiu kering itu diamankan polisi ketika akan dikirim melalui Pelabuhan Malundung. Selain itu, polisi juga mengamankan SIN, warga Jembatan Besi.

“Untuk ikan hiu kering ini, langsung kami serahkan ke Karantina ikan dan hewan untuk proses lebih lanjut,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Desman Sujaya Tarigan melalui Kasubag Humas AKP Subarjo.

“Karena, ikan hiu juga termasuk satwa yang dilindungi, maka anggota KSKP menyitanya. Namun, proses hukum lebih lanjut diserahkan ke Karantika yang lebih berkompeten,” tambahnya. *dae

Baca Juga:  Tiga penghargaan disabet Arc by Crown Group di ajang 2019 MBA Awards