LENSAINDONESIA.COM: Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, meninjau kegiatan warganya membuat kerajinan dari limbah rumah tangga atau daur ulang.

Barang-barang yang biasanya tidak bermanfaat dan dibuang menjadi sampah, kini mulai bermanfaat bagi ibu-ibu PKK. Pasalnya, limbah-limbah tersebut akan didaur ulang menjadi sebuah kerajinan. Hasilnya pun cukup lumayan sebagai tambahan penghasilan.

Diantaranya, limbah plastik dari bungkus kopi. Setelah dibersihkan, bungkus kopi bekas itu kemudian dirangkai menjadi sebuah tas yang cantik, dompet maupun pernak-pernik lainnya.

Ny Imelda, Ketua Kelompok Daur Ulang, mengatakan, untuk memanfaatkan bahan bekas untuk didaur ulang menjadi barang berharga, pihaknya sudah merekrut tenaga kerja sekitar 15 orang. “Tas atau dompet dan asesoris lainnya dijual baru sekitar kita saja. Belum begitu jauh,” ujarnya.

“Pembinaan bagi pengrajin barang dari limbah, baik dari kelurahan, kecamatan maupun tingkat kota ikut mendorong semangat 15 orang ibu-ibu PKK. Teman-teman menggelutinya untuk berkarya lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara, Lurah Kebon Bawang, Ma’mun saat ditemui LICOM mengaku sangat bangga dengan aktivitas warganya. “Mudah-mudahan kedepan penjualan hasil karyanya bisa lebih meluas lagi. Tentunya, kita juga harus bisa membaca pasar agar hasil karyanya bisa diminati pembeli,” tambahnya. *ichsan