LENSAINDONESIA.COM: Polres Aceh Utara berhasil mencegah peredaran ganja siap pakai sebanyak 2,8 ton yang diangkut menggunakan truk.

Polisi berhasil menangkap truk bernomor polisi BK 8395 OQ, yang dikendarai Selamet (48), yang saat itu melintas di GP Alue Buket, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (15/2/2012) sekitar pukul 07.50 WIB pagi. Pengungkapan itu dilakukan saat Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Aceh Utara tengah melakukan razia rutin.

“Petugas curiga, dan didalam truk ditemukan 56 karung ganja kering seberat 2,8 ton,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Saud menjelaskan, saat ini Selamet yang merupakan supir truk telah ditetapkan menjadi tersangka. Kepada penyidik dia mengaku, ganja tersebut milik seorng pria bernama Hendry yang beralamat di Sangkaran Bhakti, Lampung Utara. “Rencananya ganja tersebut akan dibawa ke Lampung,” kata Saud.

Polisi pun kini tengah melakukan pengejaran terhadap pemilik barang haram tersebut.Saud menjelaskan, ganja tersebut merupakan tangkapan besar kepolisian di Aceh di awal tahun ini. Apabila dirupiahkan dengan harga pasaran di Lampung maka harga ganja kering per kilogramnya berkisar sekitar Rp 1 juta, ganja 2,8 ton itu bernilai sekitar Rp 2,8 milyar. *rama