LENSAINDONESIA.COM: Sidang perdana mantan Direktur Utama PD Pasar Surya, Sucipto dan mantan Direktur Keuangan PD Pasar Surya Soesantyo dalam perkara dugaan korupsi pra investasi Pasar Gayungsari Rp 2,419 miliar mulai digelar. Keduanya didakwa dengan pasal yang sama, meski sidang dilakukan secara terpisah, Senin (20/2/2012).

Dalam sidang perdana yang berlangsung di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Karimudin mendakwa terdakwa dengan pasal berlapis.

Menurut Karimudin, para terdakwa dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) jo pasal 64 ayat (1) KUHP yang ancaman hukumannya empat tahun penjara. Subsidair minimal satu tahun penjara.

“Terdakwa melanggar pasal 2 ayat 1 UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Dengan dakwaan subsidair pasal 3 ayat 1 UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” kata Karimudin di ruang Cakra PN Surabaya.

Menurut pengakuan terdakwa Sucipto, jika dirinya memberikan kebijakan kepada Direktur Keuangan untuk mencari dana hibah.

Sementara, dengan adanya dakwaan, terdakwa mengajukan eksepsi melalui kuasa hukumnya.

Dia menambahkan, kebijakan itu memang ada dan direksi lain juga tahu, tapi untuk detail soal keuangan yang tahu hanya Direktur Keuangan dan Direktur Utama saja.

“Sebenarnya uang yang digunakan adalah dana talangan. Karena dana hibah belum ada,” ujar terdakwa Sucipto.

Sementara, Hakim Ketua Suwidya kembali melanjutkan sidang pada Senin pecan depan, dengan agenda pembacaan eksepsi.*bambang