Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
EKONOMI & BISNIS

PT Cipta Kridatama Teken Kontrak Tambang 300 Juta Dolar AS di Riau 

LENSAINDONESIA.COM: PT Cipta Kridatama, salah saru anak perusahaan PT ABM Investama TBK telah menandatangani kontrak penyediaan jasa kontraktor pertambangan yang meliputi pembersihan lahan (land clearing), pengupasan lahan (overburden removal) hingga penyewaan peralatan dengan PT Riau Baraharum.

Kontrak kerja berdurasi 5 tahun senilai itu kurang lebih 300 juta dolar AS itu untuk pelaksanaan pertambangan di di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Diketahui, PT Riau Baraharum merupakan anak perusahaan dari PT Permata Energy Resources, yang secara sah memiliki ijin konsesi penambangan (PKP2B) dan ijin – ijin lain secara lengkap termasuk Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan, di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Direktur Utama PT Cipta Kridatama, Boedi Santoso mengatakan, penandatanganan kontrak baru sebesar sekitar 300 juta dolar AS di awal tahun 2012 ini, merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi Cipta Kridatama. Sebab, kontrak multiyear tersebut akan menjamin arus pendapatan (revenue stream) yang lebih stabil untuk lima tahun kedepan.

“Tentu saja hal ini merupakan dorongan bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas jasa yang kami berikan bagi mitra usaha kami. Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan keunggulan operasional dalam proses penambangan, kami terus berupaya memastikan bahwa perusahaan memiliki sumber daya manusia yang kompeten, peralatan yang terpelihara, proses bisnis yang tepat dan metode penambangan yang sesuai kaidah-kaidah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L),“ ujar Boedi Santoso, dalam keterangan pers diterima LICOM, Minggu (4/3/2012).

Menggapi kontrak baru ini, Presiden Direktur PT ABM Investama Tbk, Andi Djajanegara menyatakan, PT Cipta Kridatama telah menjadi sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan bisnis ABM. Lebih dari itu, Cipta Kridatama telah mencetak kinerja yang sangat baik dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:  HUT ke-74 RI dan Ikrar Kesetiaan NKRI bersama warga perbatasan

“Kami optimis Cipta Kridatama akan berhasil meraih target pertumbuhan yang telah dicanangkan, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan bisnis ABM kedepan,”ungkap Andi.

Hingga saat ini, Cipta Kridatama memiliki kontrak jasa pertambangan pada sembilan konsesi tambang di Indonesia bersama mitra usaha yang merupakan pemain-pemain besar di industri pertambangan. Kontrak-kontrak pertambangan tersebut berjangka waktu minimal tiga tahun, bahkan beberapa diantaranya berjangka waktu kontrak hingga akhir umur tambang.

Pencapaian kinerja pengupasan lahan (overburden removal) Cipta Kridatama untuk periode 2011 mencapai lebih dari 118 juta BCM (Bank Cubic Meter) yang merupakan peningkatan sebesar kurang lebih 18% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini dapat tercapai berkat dukungan pengelolaan bisnis yang semakin baik serta kolaborasi yang maksimal antara perusahaan dalam Grup ABM.

ABMM, induk perusahaan Cipta Kridatama, resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 6 Desember 2011. Proses IPO yang dilaksanakan Perseroan telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 2,1triliun, dimana sekitar 1,5 triliun dari dana yang dikumpulkan diberikan kepada ABMM, sedangkan sisanya dikembalikan kepada Tiara Marga Trakindo (TMT) sebagai hasil divestasi TMT kepada publik.

Dari jumlah dana yang diterima oleh ABMM, selain digunakan untuk membayarkan hutang Perseroan, sebesar 70% dari dana tersebut akan digunakan untuk pembiayaan ekspansi anak-anak usaha ABMM dan sisanya sebesar 6% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.*rudi