Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Estonian Air Beralih Ke Embraer 

LENSAINDONESIA.COM: Estonian Air, maskapai penerbangan milik negara bagian Estonia dan grup SAS berbasis di Tallinn Airport, kini sedang fokus untuk meningkatkan koneksi antara Estonia dan bagian negara lainnya.

Estonian Air memilih jajaran E-Jets dari Embraer untuk memperbaharui seluruh armadanya yang terdiri dari jet ramping dan penerbangan yang regional, Estonian air dan Embraer sudah menandatangani kesepakatan untuk pembelian tiga Jet E 175 dan satu unit E 190, Estonian juga akan membeli delapan pesawat tambahan, yang terdiri dari empat E 170 dan empat E 190.

“Kami memilih E-Jets dari Embraer untuk menggantikan armada B 737 dan CRJ karena konsep satu jajaran ini memberi obyektif modernisasi armada kami, pesawat baru in akan mampu menghadirkan standar untuk pengalaman penerbangan yang akan membuat kami kompetitif terus menerus dan memungkinkan akses ke pasar yang baru dengan resiko yang lebih rendah dibandingkan jika harus menggunakann jet yang berukuran lebih besar,” ujar Tero Taskila, Presiden Estonian Air dalam siaran persnya kepada LICOM, Minggu (4/3/2012) berkata,

“Kami juga selama ini tertarik dengan analisa bahwa Embraer akan meluncurkan generasi ke dua jajaran E-Jets nya yang menggunakan mesin baru yang akan dirilis pada tahun 2018,” tandasnya.

“Saya sangat puas sekalipun kami maskapai kecil Embraer mau memenuhi kebutuhan kami dan menyarankan desain E-Jets nya. Estonian Air ingin maju menjadi yang terdepan dalam teknologi dan pesawat Embraer yang baru ini akan menjadi hal yang luar biasa untuk memastikan bahwa kami menyediakan teknologi jet terkini kapada para penumpang kami ” jelas Taskia.

“Pilihan atas Embraer E-Jets oleh Estonian Air untuk mengubah citra sekaligus mengganti seluruh armada pesawat bertubuh ramping dan pesawat jet regional adalah sebuah pengakuan atas unggulnya mesin-mesin jet yang kami tawarkan. Embraer’s E-Jets telah digunakan oleh layanan-layanan penerbangan, termasuk penerbangan jarak jauh, regional, maupun penerbangan dengan biaya rendah di seluruh dunia. Oleh sebab itu, adalah produk yang sempurna untuk segala macam penggunaan dan tujuan, baik penepatan ukuran armada, seperti yang diterapkan oleh Japan Airlines yang melengkapi pesawat besar mereka dengan produk E-Jets kami maupun modernisasi dan penggantian armada seperti yang dipilih oleh Estonian Air. E-Jets kami adalah produk yang terjamin mutunya, dengan lebih dari 800 unit telah terjual di seluruh dunia,” papar Alex Glock, Wakil Presiden Embraer Commercial Aviation untuk kawasan Asia Pasifik menambahkan,

Baca Juga:  Kabiro Humas Pemprov Jatim Jatim ajak wartawan kunker ke NTB

Dalam hal perediksi pemasaran kami dua puluh tahun ke depan, Embraer meramalkan bahwa dunia akan membutuhkan sekurangnya 7.225 pengiriman jet-jet baru dalam kapasitas 30 sampai 120 kursi. Nilai pasar seimbangnya diperhitungkan akan mencapai USD 320 milyar. “Dengan jumlah angka tersebut, 3.125 jet direncnakan akan dikirim antara tahun 2011 sampai 2020, sementara 4.100 unit sisanya dikirim pada 2021 sampai 2030,” ungkap Alex. *valentino

Powered by Telkomsel BlackBerry®