Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Art & Culture

IFI Gelar Pamerkan 30 Karya Terbaik Perupa Perempuan Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Unjuk karya seni visual yang diwakili komunitas perempuan muda di Surabaya bernama ‘BRAngerous’ menampilkan karya terbaik mereka di IFI (Institut Français d’Indonésie) centre Surabaya, Jl Darmokali 10.

Mewakili panitia acara sekaligus ketua komunitas ‘BRAngerous’, Maria Goretti mengatakan, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya diadakan.

Dalam kegiatan  tema ”What We Love About France” (apa yang kita cinta tentang perancis) ini, dua puluh perupa perempuan muda dari Surabaya akan memamerkan hasil karyanya masing-masing.

Tercatat, ada sekitar 30 karya seni rupa dari jenis ilustrasi, papercraft, lukisan, instalasi hingga fotografi akan memeriahkan acara yang sekaligus untuk memperingati ‘Hari Perempuan Sedunia’ (International Women’s Day) ini.

“Komunitas BRAngerous dibentuk tahun 2007 oleh tujuh orang perintis. Saat ini jumlahnya telah berkembang menjadi dua puluh anggota perupa, bahkan ada anggota termuda yang masih berusia 7 tahun. Pameran akan digelar sampai tanggal 12 maret mendatang,”kata Maria Goretti kepada LICOM, (07/03/2012).

Direktur IFI Surabaya, Christian Gaujac menambahkan, meskipun IFI Surabaya akan berpindah alamat di lokasi AJBS Surabaya, namun hal itu tak menghalangi beberapa gelar seni karya lain yang rencananya akan dilangsungkan sampai dengan akhir maret ini.

“Tidak ada masalah meski kita pindah tempat. Kami tetap mewadahi para seniman untuk menampilakan karya originnalnya,”ujar Christian.

IFI Surabaya juga akan menggelar festival musim seni perancis di bulan Mei dan Juni mendatang. Pada acara itu akan didatangkan seniman dari perancis langsung guna menjadikan unsur seni dan budaya tetap menyatu dan dapat dinikmati kaum pecinta seni itu sendiri.

Rencananya, dalam festival itu berkolaborasi dengan seluruh perwakilan IFI di Indonesia, yakni IFI Jakarta, IFI Bandung, IFI Jogyakarta dan IFI Surabaya. Serta didukung Yayasan Indonesia Perancis Alliance Francais di Balikpapan, Medan, Denpasar, Semarang.

“Aspek budaya nya pun, masih tetap bernuansa pada seniman kontemporer, tarian musik, cinema dan teater. Sayangnya tahun ini tidak menampilkan sirkus kontemporer yang menjadi hiburan seni tradisional Perancis,”pungkasnya.*jey