LENSAINDONESIA.COM: Penyidik Direktorat II Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri memeriksa Direktur Utama Excel Axiata Pratama Tbk (XL), Hasnul Suhaimi.

Hasnul diperiksa sebagai saksi terkait dugaan kasus pencurian pulsa.

“Ya benar, dia diperiksa sebagai saksi,” terang Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (13/3/2012).

Menurut Boy, pemeriksaan merupakan bagian dari penyelidikan dan penyidikan kasus yang merugikan konsumen pengguna pulsa itu.

Pada kasus ini penyidik telah tiga tersangka yang dianggap ikut bertanggungjawab.

Ketiganya adalah Direktur Utama PT Colibri Networks, NHB, Direktur Utama PT MediaPlay WMH, dan Vice President Digital Music and Content Management Telkomsel berinisial KP.

Mereka di kenai sangkaan mulai dari pasal tentang UU Perlindungan Konsumen hingga pasal pencurian.

Penetapan tersangka terhadap ketiganya dilakukan setelah penyidik melakukan penyelidikan sejak Oktober 2011 lalu.

Kasus pencurian pulsa ini berawal saat Feri Kuntoro, salah seorang korban pencurian pulsa melapor ke Polda Metro Jaya pada 5 Oktober 2011. Ia merasa menjadi korban kerena harus harus membayar tagihan teleponnyahingga ratusan ribu rupiah.

Belakangan baru diketahui, penyedotan pulsa akibat layanan SMS konten dengan short code 9133 yang disediakan content provider milik PT Colibri Networks.

Mabes Polri mengaku, dalam penyelidikan kasus ini pihaknya menemui kendala hingga membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk menetapkan tersangka.

“Barang buktinya banyak yg harus diperiksa melalui digital forensik. Jadi butuh waktu,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjenpol Saud Usman Nasution beberapa waktu lalu.*rama