Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Ribuan demonstran yang terdiri dari gabungan PDI-P, PKBNU, Partai Bulan Bintang, sudah meninggalkan Istana dan berkumpul di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Mereka berorasi dan melakukan aksi teatrikal.

Massa melakukan cara unjuk rasa seperti ketika melakukan di depan Istana dan depan HI. Bahkan, ada yang memperagakan adegan mendorong motor dan bergulung-gulung di jalan yang menunjukkan keprihatinan terhadap kenaikan BBM.

Ternyata, ada yang sensasi di tengah ribuan petugas kepolisian yang diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi demonstransi di depan Istana. Sejumlah puluhan Polwan berwajah menawan, berjejer rapi saat membuat pagar betis di depan istana negara. “Suit..suit.., Polwan, Kamu cantik, deh!”, celetuk salah seorang pendemo, bercanda dengan temannya. Karena jaraknya agak berjauhan, karuan celetukan itu tak terdengar Polwan.

Para Polwa itu tampak sesekali menebar senyum, dan tidak sedikit pun terpancing ekspresi emosi ketika di sana-sini terdengar teriakan yel-yel para demonstran yang membuat telinga panas. “SBY bego..SBY bego…” begitu teriak demonstran mengenakan atribut PDI-Perjuangan.

“Kami akan terus lakukan unjuk rasa ini hingga penerintah mendengarkan keluhan kami. Ini gerakan masa bukan gerakan kecil. Kami tahu ada 22 ribu petugas yang diturunkan untuk mengamankan ini. Ini berarti sudah tidak main-main”, begitu teriak seorang orator yang mengenakan atribut Bulan Bintang.

Mendengar teriakan-teriakan sinis orator yang sambil mengarahkan pandangan ke barisan Polwan,  ternyata para Polwan tetap saja mengekspresikan wajah “menawan”. Tak ayal, para pendemo yang berhadapan dengan barisan Polwan cantik itu, “luluh”.

Saat akan beranjak meninggalkan Istana, ribuan massa PDI-P itu sempat nyaris rusuh karena ada yang coba-coba saling melempar-lempar botol. Bahkan, sempat mengenai seorang petugas kepololisian. Untungnya, petugas tidak sampai terpancing.

Sampai berita ini diturunkan, massa PDI-P yang meninggalkan Istana sudah berkumpul di Lapangan Banteng dengan massa lainnya. Sementara massa Pemuda Pancasila yang masih bertahan di depan Istana, rencananya sore ini akan ikut bergabung ribuan massa dari kalangan mahasiswa.   @aini/ aligarut