Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Hingga Kini Polisi Tak Bisa Ungkap Pelaku Pelemparan Cairan Kimia 

LENSAINDONESIA.COM: Kasus pelemparan cairan kimia dengan membawa tiga orang korban, diantaranya seorang wartawan dan dua anggota kepolisian, dalam aksi demo penolakan kenaikan BBM pada Jumat (30/3/12) lalu, hingga kini ternyata masih dalam proses penyelidikan.

Hal itu dikatakan Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rickwanto saat ditemui LICOM usai acara workshop yang diselenggarakan di Dewan Pers, Jl Kebon Sirih, Kamis (5/3/12).”Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan,” Ujar Rickwanto.
Namun demikian, proses penyelidikan atas kasus ini diduga semakin tak jelas. Pasalnya, olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang seharusnya bisa membuka ‘tabir’ kasus juga tak jelas kapan akan dilakukan. “Ya kita akan lakukan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) secepatanya, tapi belum tahu kapan dilakukan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Aliansi Jurnalis Jakarta, Rabu (4/4/2012), Umar Idris, bersama wartawan JakTV sebagai korban pelemparan cairan kimia melaporkan kasus ini ke kepolisian. Bahkan, meminta agar dilakukan pemeriksaaan melalui visum.

“Kami akan berupaya melakukan penyelidikan ini hingga tuntas dan akan memberikan informasi kapan akan dilakukannya olah TKP,” terang Rickwanto. @agus

 

Baca Juga:  Ini maksud KPK jelaskan serahkan 'mandat' kepada presiden