LENSAINDONESIA.COM: Kepedulian Carrefour terhadap pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) dikukuhkan pada program nasional Capacity Building Carrefour untuk UKM di seluruh Indonesia.

Acara yang dilangsungkan di Gedung SMESCO UKM ini diresmikan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Dr Syarifuddin Hasan MM MBA.

Dalam kesempatan itu, Syarifuddin mengaku bangga terhadap program yang digagas oleh PT Carrefour. Bahkan, dia mendukung sepenuhnya.

“Saya bangga dan sangat berterimakasih serta memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap Carrefour. Saya berharap, apa yang dilakukan oleh carrefour ini bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan besar lainnya,” ujar Syarifuddin.

Sementara, visi dari Carrefour adalah untuk meningkatkan kapasitas UKM menjadi motivasi besar. Dan bisa membantu meningkatkan kemampuan para pelaku UKM di indonesia.

Bahkan, Syariffudin juga berpesan pada para pelaku UKM agar memanfaatkan momen itu sebaik-baiknya. “Manfaatkan momen dan ambil pelajaran dan ilmu dari eksekusi, pembinaan melalui Carrefour dan 7 perguruan tinggi terkemuka ini,” jelasnya.

Sedangkan, program Capacity Building ini terselenggara berkat kerjasama dengan Carrefour Foundation, Carrefour Indonesia, Yayasan Sahabat Cipta dan tujuh perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Yakni, Universitas Indonesia, Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Universitas Airlangga, Universitas Gajah Mada, Universitas Sumatera Utara, Universitas Hassanuddin dan Universitas Sriwijaya.

Menurut Hendrik, Head of External Communication dan Corporate Social Responsibility PTCarrefour Indonesia, program ini merupakan penajaman 4 inisiatif Carrefour terhadap pengembangan UKM di Indonesia.

“Mulai dari pemberian akses pasar, dukungan promosi, evaluasi yang berkelanjutan dan Capacity Building bagi pengembangan kapasitas UKM di indonesia,” jelasnya.

Kegiatan inisiatif ini tercermin dari kegiatan “Pojok Rakyat” dan “Bazaar Rakyat” yang sudah dimulai sejak tahun 2010 hingga 2012. “Kami menitik beratkan kepada program Capacity Building selama 2 tahun dengan target dapat membina 100 UKM di setiap kota besar Indonesia. Jadi, target kita di tujuh kota besar ini membina 700 UKM. Dan pembinaan ini free bagi UKM yang mengikuti pembinaan. Biaya ditanggung oleh Carrefour Foundationn, Carrefour Indonesia serta tujuh universitas yang bekerjasama,” paparnya.

Dia mengatakan, tahun pertama program itu akan diselenggarakan di Jakarta, Surabaya dan Bandung. Sedangkan, tahun 2013 akan diselenggarakan di Yogyakarta, Medan, Palembang dan Makassar.

Adji Srihandoyo, Corporate Affairs Director PT Carrefour Indonesia berharap, program ini akan memberikan nilai tersendiri untuk meningkatkan kapasitas pelaku UKM.

“Mulai dari peningkatan pengetahuan bisnis UKM, peningkatan skala usaha yang sudah berjalan, perluasan jaringan, kesempatan mendapatkan akses mikro kredit serta pengembangan usaha dengan dukungan teknologi informasi,” tambahnya. @rere