LENSAINDONESIA.COM: Suasana haru dan masih belum percaya mewarnai kepergian Widjajono, Wakil Menteri ESDM. Wamen paling nyentrik ini wafat usai mendaki Gunung Tambora, Sumbawa, NTB.

Menurut kabar terakhir yang didapat LICOM, Widjajo wafat karena kekurangan oksigen saat di ketinggian 2000 kaki Gunung Tambora.

Dua hari sebelum keberangkatannya, tepatnya 17 April, Widjajo saat ditemui LICOM sempat berpesan untuk tetap memberitakan soal program konversi BBG dan premix.

“Didukung atau nggak sama pemerintah dan DPR saya tetap maju sama pengusaha swasta. Nanti, setelah saya naik gunung adik (Waratawan LICOM-red) ikut saja diskusi sama pengusaha dan mahasiswa. Ini harus cepat direalisasikan, biar rakyat nggak menderita. Kalau ada yang murah, kenapa mesti pakai yang mahal. Nggak cerdas itu,” pesan Wamen yang saat itu tampak rapi dengan jas hitam dan kemeja putih.

Saat ditanya tentang penampilannya yang begitu rapi usai penandatanganan MOU dengan New Zealand, dia menjawab dengan ciri khasnya yang cuek.

“Ahh teman-teman nggak pernah saja lihat saya pakai jas gini. Padahal sering. Tapi, saya pakai baju rapi dan jas, kayak pejabat aja,” jelasnya seraya memanggil salah satu asistennya untuk mengambilkan baju ganti sesaat sebelum diambil foto-nya oleh LICOM.

“Ambilin bajuku di mobil yang kemarin, yang udah lecek itu. Aku nggak suka pakai baju gini sama dasi,” tabdas Wamen yang langsung disambut asistennya dengan mengambilkan sebuah baju yang sudah 3 kali dipakai saat diwawancarai LICOM.

Berikut ini kronologi wafatnya Wamen ESDM:

1. Berangkat dari Jakarta-Denpasar-Bima pada Jumat (20/4/12), langsung menuju Gunung Tambora Kabuupaten Dompu. Sedangkan, pejabat Pemda/FKPD Kabupaten Dompu tidak mendapatkan kabar.

2. Rombongan Wamen ESDM dan Kru TV One berangkat melalu Jalur Doropeti, Pos 1, 2 dan di Pos 3 bermalam.

3. Hari Sabtu (21/4/12) subuh, rombongan berangkat dari Pos 3 ke Puncak sekitar 1.000 meter dengan medan pasir, batu krikil dan minim Pohon.

4. Sampai ditengah perjalanan, kondisi Wamen lemah. Dan tidak melanjutkan perjalanan. Kemudian dibawa turun ke Pos 3 mendapat perawatan medis bantuan pernafasan

5. Perjalan dari pos 3, 2 dan antara Pos 2 dan 1 meninggal dunia di perjalanan. Waktu tempuh dari pos 3 ke 1 dengan waktu 6 jam dengang R4 4W. Dari Pos 1 ke Kota Dompu 5 jam ke Bima 1 jam.

6. Sore ini pukul 17.00 wita, jenazah Wamen ESDM dievakuasi dengan Helikopter Travira menuju Bali Denpasar. Pemprov NTB menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum dan mendoakan semoga almarhum mendapat ganjaran yang baik disisi ALLAH SWT dan keluarga beliau diberi keikhlasan dan kesabaran.

Saat ini, jenazah alm Widjajo sedang dalam perjalanan dari Denpasar menuju Halim Perdanakusuma Jakarta. Besok Minggu (22/4/2012), dikebumikan di Makam keluarga San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. @aini