LENSAINDONESIA.COM: Penandatanganan MoU Gas Bumi untuk Sektor Transportasi, yang disaksikan langsung oleh Jero Wacik di lobby utama kantor ESDM, Jakarta (23/04) menunjukkan keseriusan pemerintah menjalankan program diversivikasi gas mengingat terbatasnya kuota BBM bersubsidi.

Pada tahun 2012 ini, pemerintah akan membangun infrastruktur gas bumi SPBG di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Sedangkan SPBG yang akan dibangun di DKI Jakarta, di Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Tangerang Selatan, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kab. Sidoarjo, Kab. Gresik dan Kota Surabaya.

Sementara SPBG LGV akan dibangun terutama di daerah yang tidak tersedia alokasi gas bumi dan infrastruktur pipa gas seperti Bandung, Bali dan D.I Yogyakarta.

Jero Wacik mengharap, untuk kelancaran konversi ini IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) untuk SPBG tidak dipersulit.

“Saya berharap IMB untuk SPBG dipermudah, saya dengar katanya 17 tanda tangan yang harus didapat agar bisa dapat ijin. Haduh keburu turun jadi menteri saya dan itu tetep nggak jalan, kalau bisa 1 minggu sudah selesai urusan IMB itu”, celetuk Wacik, sembari bercanda.

Tambahnya, mumpung mau pilkada kalau bisa dijadikan kampanye juga ini, terutama untuk DKI. Kalau saya terpilih saya akan permudah pembangunan SPBG.

Di tahun ini pemerintah akan membagikan 25.000 unit converter kit kepada kendaraan dinas dan angkutan umum. Program yang diharapkan mampu menghemat 0,3 juta kl BBM bersubsisi atau sekitar Rp 1,5 triliun.

“Kalau kemarin baru rencana, dan hanya kata akan. Sekarang sudah saatnya Do, Do, Do! Akan saya kejar setiap hari jalannya diversivikasi ini”, tegas Jero seusai pendatanganan MOU.

Jero juga mengingatkan kepada gubernur dan walikota, agar turut mengawasi juga membantu lancarnya pengurusan IMB, “Benar-benar capek kita kalau 17 tanda tangan untuk IMB, saya mohon kepada walikota dan gubernur, pengurusan IMB dalam 1 minggu harus sudah jadi. Keburu lebaran kalau nggak diawasi nanti,” pungkas Wacik.@Aini