LENSAINDONESIA.COM: Sudah sejak dulu pasar tradisional menjadi denyut nadi kehidupan sosio-ekonomi masyarakat. Namun disisi lain, pasar tradisional adalah salah satu penyumbang terbesar terhadap masalah lingkungan.

Data dari pemerintah dan lembaga terpercaya, dalam periode empat tahun terakhir (2006 – 2010) menunjukan pertumbuhan negatif pasar tradisional di Indonesia karena menjamurnya pasar retail dan modern, khususnya di daerah perkotaan.

Situasi ini diantara nya disebabkan permasalahan kondisi kesehatan dan sanitasi serta ketidaknyamanan dari pasar tradisional yang berkepanjangan. Sehingga, pilihan konsumen beralih ke pasar retail dan modern.

Namun fakta juga menunjukan bahwa sekitar 60% masyarakat Indonesia masih sangat bergantung pada pasar tradisional dalam pemenuhan kebutuhan sehari-harinya. Melihat kenyataan ini, kondisi tidak higienis dan tidak memadai dari pasar tradisional dapat menimbulkan permasalahan yang cukup serius dari segi kesehatan masyarakat.

Temuan dari beberapa studi tentang pasar tradisional, memperlihatkan terjadinya penurunan pendapatan pedagang pasar karena konsumen lebih memilih ber-belanja kebutuhan mereka di pasar ritel atau modern. Bagi 12,5 juta pedagang yang sumber penghidupannya bergantung pada pasar tradisional, kurangnya perhatian khusus terhadap kondisi ini dapat mengancam penghidupan mereka.

“Walaupun pemerintah pusat dan daerah telah mengambil langkah penting dalam merevitalisasi pasar tradisional, kerjasama serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk menghadapi tantangan yang besar ini sangat dibutuhkan,” kata Direktur Eksekitif Yayasan Danamon Peduli, ketika hadir dalam diskusi yang diadakan Forum Wartawan Perdagangan (FORWARD) bertajuk ‘Mencari Bentuk Ideal Sinergi Pemerintah dan Swasta dalam Pembangunan Pasar Tradisional’, di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (23/4).

Menurutnya, Dengan pemahaman mengenai permasalahan ini, kami mengambil langkah-langkah nyata dalam mendukung revitalisasi pasar tradisional dengan memadukan dukungan strategis kami ke dalam program-program dan gerakan nasional yang tengah berjalan.

“Yayasan Danamon Peduli mendukung Program revitalisasi pasar tradisional dengan menjadikan pasar tradisional menjadi pasar Sejahtera yaitu Sehat, Hijau, Bersih, Terawat. Karena dengan keberadaan pasar yang bersih dan higienitas, maka omzet para pedagang diyakini bisa ikut bertambah dan masyarakat tidak beralih ke pasar modern,” papar Bonaria.@hidayat