LENSAINDONESIA.COM: Negara-negara berkembang, khususnya Indonesia, tidak lagi hanya mengandalkan pada sumber daya alam (SDA) sebagai penggerak pembangunan.

Ketergantungan hanya pada SDA tidak akan menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan.

Demikian disampaikan Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli saat berbicara pada Programme of the Global Meeting on The Post 2015 Framework of Development, dengan tema “Growth, Sturctural, Change and
Employment”.

Event ini diselenggarakan di International Conference Hall, Japan International Cooperation Agency Research Intitute, Tokyo, Jepang. Rizal Ramli sendiri berbicara dari kantor JICA Indonesia melalui fasilitas video conference.

“Harus ada perubahan kebijakan strategis, dari yang sifatnya hanya berorientasi pada keuntungan menuju maksimalisasi nilai tambah,” ujar Rizal, Jumat (18/5/2012).

Dengan begitu, menurutnya, rakyat bisa menikmati peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran, tanpa harus mengorbankan kelestarian lingkungan.

“Ini akan jauh lebih bermanfaat bagi rakyat dan bangsa itu sendiri,” tambahnya.

Konferensi Internasional itu berlangsung selama dua hari. Para peserta datang dari berbagai negara dan lembaga internasional. Di hari pertama Selasa (15/5/2012), diantaraya Direktur UNDP Akiko Yugo, Direktur JICA Akio Hasano dan Direktur Eksekutif International Labour Organization (ILO) Jose Manuel Salazar-Xirinachs.

Selain mereka, juga berbicara Cyn-Young Park dari Asian Development Bank (ADB), Ralf Perers dari United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Richard Morgan (United Nations Children’s Fund/UNICEF). Rizal Ramli berbicara pada sesi ke-6, yaitu sesi Country Perspectives from Asia. Pada sesi ini, selain dari Indonesia, juga didengar pandangan dari Bangladesh, China dan India. @ari