LENSAINDONESIA.COM: PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) dan SMG BesTV China sepakat melakukan kerjasama kerja sama dalam pengembangan bisnis media berbasis internet. Kesepakatan yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani di Jakarta (11/06/2012) oleh Direktur IT Solution & Strategic Portfolio Telkom, Indra Utoyo dan Presiden SMG Bes TV Tao Mingcheng, disaksikan Menteri Kebudayaan dan Perdagangan China, Zong Ming dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Ir. Henky Hermantoro, MURP.

Indra Utoyo mengatakan, cakupan kerjasama antara Telkom dan SMG BesTV meliputi news production, content center, channel operatiob, local content production, digital movies broadcast system dan home shopping channel.

Ditambahkannya, Telkom dan SMG BesTV segera merealisasikan nota kesepahaman tersebut dengan mendirikan perusahaan patungan dengan kepemilikan saham, Telkom sebesar 51% dan SMG Bes TV 49%.

“Sebagai pemimpin penyedia layanan telecommunication, information, media, edutainment and services (TIMES) Telkom fokus pada perluasan dan peningkatan kualitas kemampuan layanan di Indonesia. Kami bangga bisa bermitra dengan SMG Bes TV untuk menawarkan berbagai konten hiburan dan pendidikan yang akan bermanfaat bagi masyarakat,” demikian Indra Utoyo.

“Selain itu, kerjasama ini akan menambah portofolio produk, sehingga memberi lebih banyak pilihan layanan terpercaya kepada pelanggan kami, dan pada akhirnya akan memberi kesempatan untuk melayani pelanggan dengan lebih baik lagi,” demikian Indra Utoyo.

BesTV merupakan perusahaan media baru terbesar di China yang secara penuh menyediakan layanan-layanan media berbasis internet seperti Internet Protocol Television (IPTV), Connect TV, TV bergerak (mobile TV), video daring (online video) da n melayani lebih dari 10 juta pelanggan IPTV di dunia, menjadi penyedia layanan IPTV terbesar di dunia.

Presiden BesTV New Media Tao Mingcheng mengatakan, BesTV dan Telkom telah bekerja sama sejak Juni yang lalu dan telah bersama-sama meluncurkan layanan media baru bernama Groovia Lite di Indonesia. Kerjasama ini merupakan suatu strategi global yang penting bagi BesTV

Tao Mingcheng mengatakan, SMG BesTV siap membagi pengalamannya dalam penyediaan konten-konten menarik dan bermanfaat dengan Telkom. “Saat ini Indonesia memiliki penonton televisi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara dan kami siap bekerjasama untuk meningkatkan kualitas siaran televisi di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan penyiaran televisi berbasis internet memang masih baru di Indonesia tetapi ia meyakini bisnis media berbasis internet akan segera berkembang seperti halnya di China.

Indra Utoyo menambahkan, Telkom melalui anak perusahaannya, Telkom Vision saat ini menjadi pemain utama dalam bisnis televisi berbayar dengan sekitar 1,2 juta pelanggan dan sekitar 15.000 pelanggan Groovia TV.

Menurutnya, Telkom terus meningkatkan jumlah pelanggan menjadi 2,5 juta hingga akhir tahun ini. “Kami menargetkan Telkom Vision dapat menjadi pemimpin pasar televisi berbayar,” tambahnya.

Indra Utoyo dan Tao Mingcheng sepakat, kerjasama yang ditandatangani hari ini semakin mengeratkan hubungan antara Indonesia dan China, khususnya dalam bidaya kebudayaan dan perdagangan.LI-07