LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah menargetkan nilai transaksi Trade Expo ke 27 di JIExpo  Kemayoran, Jakarta, 17-21 Oktober 2012, sebesar US$ 2 miliar. Sebelumnya tahun 2011, sebesar USD 461 juta.

“Namun saya melihat TEI ke-27 ini nilai transaksinya hanya US$ 500 juta setelah capaian target tahun lalu US$ 461 juta, itu namanya tidak meningkat pesat. Karenanya ia meminta kepada kalangan pengusaha yang hadir dalam konferensi antara lain sejumlah dari Apindo, Kadin dan asosiasi lainnya, berjibaku mendorong transaksi pameran TEI sehingga mencapai  US$ 2 miliar,” kata Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/6).

Menurutnya, Pameran TEI 2012 kali ini harus mencapai hasil dan nilai yang bombastis. Artinya semua pihak harus melakukan total football, hingga transaksinya harus mencapai US$ 2 miliar.

“Tahun lalu transaksinya US$ 461 juta. Kalau tahun ini hanya US$ 500, menurut saya bukan naik,” tegasnya, seraya mengajak pengusaha meningkatkan nilai ekspor dalam 6-8 bulan ke depan.

“Event TEI ke-27 ini sangat relevan dalam meningkatkan nilai ekspor ke depan, semua sektor harus mendukungnya. Terlebih akan dihadiri ribuan buyer internasional,” kata Gita yang juga kepala Badan Koordinasi penanaman Modal (BKPM) ini.

Terlebih kata dia, saat ini, gonjang-ganjing ekonomi di zona Euro dan AS masih lama redanya. Bahkan bila Indonesia bisa mempertahankan nilai ekspor US$ 230 juta tahun ini sudah bagus.

“Jadi momen TEI ini sangat relevan. Gonjang- ganjing zona Euro dan AS belum tahu kapan selesainya. Kalau kita bisa pertahankan nilai ekspor US$ 230 juta tahun ini sudah bagus.  Maka  kita  menggarap pasar non tradisional. Ya di kawasan Afrika Selatan, latin Amerika, Peru. Apalagi peningkatannya akhir- akhir ini cukup signifikan. Tidak hanya dari volume, tapi nilainya juga,” paparnya.

Produk- produk yang dipamerkan antara lain, komponen otomotif, alas kaki, obat-obatan herbal, perhiasan, minyak atsisi, tekstil, produk kulit, makanan minuman, peralatan rumah tangga, barang pecah belah, produk kertas, peralatan olahraga, kerajinan tangan dan sebagainya.@Hidayat