LENSAINDONESIA.COM: Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Iman Pambagyo mengatakan, terjadinya pelemahan perekonomian dunia yang dipastikan berlanjut hingga 2013 membuat negara Asean terus menggali potensi perdagangan dan investasi dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia.

“Dalam konteks inilah, di tengah ketidakpastian perekonomian Eropa dan AS maka digagas Asean-Latin Business Forum 2012,” kata Iman di Kementerian Perdagangan Jakarta, Kamis (14/5/12).

Menurutnya, kerjasama kedua kawasan ini menawarkan potensi ekonomi yang cukup berarti untuk digali lebih jauh. Jumlah populasi kedua kawasan ini sekitar 580 juta jiwa. Kedua kawasan ini juga tergolong sebagai kawasan emerging economics.

“Jadi tidak ada alasan untuk berpikir bahwa kita tidak bisa bekerja sama mengembangkan perdagangan dan investasi ke depan,” kata Iman.

Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi regional sekitar 4-5 persen pada tahun 2012 ini para wakil pemerintahan dan bisnis Asean dan Amerika Latin dan Karibia akan memaksimalkan sinergi antarkedua kawasan dengan fokus pada isu-isu keamanan pangan, kemananan energi, infrastruktur dan teknologi serta keamanan lingkungan.

Pada 2011 nilai ekspor Indonesia ke kawasan Amerika Latin dan Karibia mencapai USD 3,92 miliar dan impornya senilai USD 4,63 miliar yang didominasi oleh produk pakan ternak dan sisa industri makanan, gula dan produknya, sereal, serta besi dan baja. @hidayat